Astronot Temukan Planet Neraka Berisikan Lautan Lava
Selasa, 02 Juli 2024 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Analisis orbital baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy mengungkapkan bahwa planet ini mengorbit Copernicus 70 kali lebih dekat dibandingkan Bumi mengorbit Matahari.
Meskipun planet ini selalu panas, kondisinya mungkin berubah menjadi seperti neraka karena tertarik ke ekuator bintangnya. Hal ini terjadi akibat pergeseran gravitasi yang dirasakan dari Copernicus, katai merah, dan planet saudara Janssen.
Peneliti utama, Lily Zhao, seorang ahli astrofisika, mengatakan: "Kami telah mempelajari bagaimana sistem multi-planet ini - salah satu sistem dengan jumlah planet terbanyak yang pernah kami temukan - mencapai kondisinya saat ini."
Peneliti menambahkan bahwa bahkan pada orbit aslinya, planet ini "kemungkinan besar sangat panas sehingga tidak ada benda yang mampu bertahan di permukaannya."
Planet neraka, 55 Cancri e memiliki suhu ekstrem dan permukaannya diselimuti lautan lava, membuatnya mendapatkan julukan "planet neraka".
Meskipun planet ini selalu panas, kondisinya mungkin berubah menjadi seperti neraka karena tertarik ke ekuator bintangnya. Hal ini terjadi akibat pergeseran gravitasi yang dirasakan dari Copernicus, katai merah, dan planet saudara Janssen.
Peneliti utama, Lily Zhao, seorang ahli astrofisika, mengatakan: "Kami telah mempelajari bagaimana sistem multi-planet ini - salah satu sistem dengan jumlah planet terbanyak yang pernah kami temukan - mencapai kondisinya saat ini."
Peneliti menambahkan bahwa bahkan pada orbit aslinya, planet ini "kemungkinan besar sangat panas sehingga tidak ada benda yang mampu bertahan di permukaannya."
Planet neraka, 55 Cancri e memiliki suhu ekstrem dan permukaannya diselimuti lautan lava, membuatnya mendapatkan julukan "planet neraka".
Lihat Juga :