NWS Prediksi 260 Juta Warga AS Akan Terdampak Gelombang Panas Ekstrem

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:36 WIB
loading...
NWS Prediksi 260 Juta...
Gelombang Panas Ekstrem. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Gelombang panas yang signifikan pertama di musim panas ini diperkirakan akan memecahkan rekor di wilayah timur laut Amerika Serikat, menempatkan lebih dari 260 juta orang dalam bahaya merasakan panas yang ekstrem.

BACA JUGA - Gelombang Panas Terpanjang Mencengkeram India

"Durasi gelombang panas ini penting dan berpotensi menjadi yang terpanjang dalam beberapa dekade di beberapa lokasi," kata National Weather Service (NWS).

Kubah panas akan bergerak ke timur dari Great Lakes menuju New England, membawa suhu yang mencapai 41°C (105°F). Bahkan pada malam hari, suhu tidak akan turun banyak, tetap berada di pertengahan 20°C (70°F).

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan mereka yang memiliki kondisi medis tertentu. Pejabat kesehatan menyarankan masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari paparan panas yang berlebihan.

Gelombang panas ini menjadi pengingat akan dampak perubahan iklim, yang meningkatkan frekuensi dan intensitas peristiwa cuaca ekstrem seperti ini.

Penting bagi kita semua untuk mengambil tindakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan memerangi perubahan iklim untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan kita di masa depan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved