Intel Pastikan Chip Desktop i9 Masih Bermasalah

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:01 WIB
loading...
Intel Pastikan Chip Desktop i9 Masih Bermasalah
Chip Desktop i9 . FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Hingga 15 Juni 2024, Intel masih belum memiliki solusi permanen untuk masalah crash pada chip desktop i9 mereka. Meskipun patch mikrokode telah dirilis untuk mengatasi bug eTVB yang berkontribusi pada ketidakstabilan, Intel mengakui bahwa ini bukan akar penyebabnya.



Dokumen internal yang bocor menunjukkan bahwa masalah utama terletak pada algoritma mikrokode yang secara keliru memungkinkan chip untuk melakukan overclock pada inti mereka sendiri (Enhanced Thermal Velocity Boost) meskipun suhu sudah terlalu panas.

Seperti dilansir dari The Verge, Hal ini menyebabkan voltase input yang lebih tinggi ke prosesor, yang memperburuk masalah pada chip yang terpapar paparan kumulatif terhadap peningkatan voltase inti.

Meskipun Intel dan pembuat motherboard masih berdebat tentang solusi terbaik, berikut beberapa poin penting:

Intel sendiri hingga berita ini ditayangkan belum mengkonfirmasi akar penyebab masalahnya. Patch mikrokode untuk eTVB telah dirilis, tetapi ini bukan solusi permanen. Perusahaan terus menyelidiki masalah ini bersama mitranya.

Algoritma mikrokode yang salah menyebabkan chip melakukan overclock secara keliru saat panas.
Peningkatan voltase input memperburuk masalah pada chip yang terkena dampak.
Chip Intel K generasi sebelumnya kurang rentan karena voltase dan frekuensi operasi default yang lebih rendah.

Hubungi Intel atau pembuat motherboard Anda jika Anda mengalami crash yang berkelanjutan.
Situasi ini masih berkembang, dan Intel diharapkan untuk mengeluarkan pernyataan resmi dan solusi permanen dalam waktu dekat.

Pengguna disarankan untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk melindungi chip mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.0974 seconds (0.1#10.140)