Venezuela Kehilangan Semua Gletsernya, Pertanda Krisis Iklim Global Semakin Nyata
Senin, 27 Mei 2024 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
Namun, sekarang Humboldt pun mencair. Terlalu kecil untuk dikategorikan sebagai gletser. Maka, Venezuela menjadi negara pertama di Amerika dan negara pertama dalam sejarah modern yang kehilangan semua gletsernya.
Aspek penting dari perkembangan gletser adalah suhu selama sisa tahun tidak boleh menyebabkan hilangnya akumulasi salju musim dingin sebelumnya secara menyeluruh. Ini adalah cara agar gletser bertahan. Dan ini pula yang gagal dalam kasus Humboldt.
"Dalam kasus Humboldt, ini adalah proses erosi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa henti," kata Melfo.
Dengan meningkatnya suhu global akibat perubahan iklim, mencairnya massa es besar adalah fenomena yang mengikutinya. Yang akhirnya berdampak pada kenaikan permukaan laut di seluruh dunia.
“Ini adalah akhir dari siklus glasial. Dan di zona intertropis, pada dasarnya di bawah 5.000 meter, hampir semua gletser telah menghilang," kata Maximiliano Bezada, seorang peneliti geologi di University of Minnesota.
"Kasus Humboldt adalah anomali iklim. Karena berada di ketinggian 4.800 meter namun tetap bertahan cukup lama."
Apa Itu Gletser?
Gletser adalah massa es besar yang terbentuk karena akumulasi salju selama berabad-abad. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gletser biasanya ada di tempat di mana suhu rata-rata tahunan mencapai tingkat hampir beku dan curah hujan musim dingin menyebabkan akumulasi salju yang signifikan.Aspek penting dari perkembangan gletser adalah suhu selama sisa tahun tidak boleh menyebabkan hilangnya akumulasi salju musim dingin sebelumnya secara menyeluruh. Ini adalah cara agar gletser bertahan. Dan ini pula yang gagal dalam kasus Humboldt.
"Dalam kasus Humboldt, ini adalah proses erosi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa henti," kata Melfo.
Dengan meningkatnya suhu global akibat perubahan iklim, mencairnya massa es besar adalah fenomena yang mengikutinya. Yang akhirnya berdampak pada kenaikan permukaan laut di seluruh dunia.
“Ini adalah akhir dari siklus glasial. Dan di zona intertropis, pada dasarnya di bawah 5.000 meter, hampir semua gletser telah menghilang," kata Maximiliano Bezada, seorang peneliti geologi di University of Minnesota.
"Kasus Humboldt adalah anomali iklim. Karena berada di ketinggian 4.800 meter namun tetap bertahan cukup lama."
Lihat Juga :