Hadir di Indonesia, Inilah Kelemahan Starlink yang Tak Bisa Dibantah
Minggu, 19 Mei 2024 - 11:47 WIB
loading...
Inilah Kelemahan Starlink yang Tak Bisa Dibantah. FOTO/ Bloomberg
A
A
A
BALI - Elon Musk selaku pendiri SpaceX dan Tesla siap hadirkan internet Starlink ke Indonesia. Perangkat canggih milik SpaceX di balik kelebihannya punya beberapa kelemahan.
BACA JUGA - Elon Musk Tiba di Bali, Luhut Klaim Internet Starlink Siap Jangkau Pelosok Indonesia
Internet Starlink tidak hanya menghadirkan konsep baru tentang cara terhubung dengan dunia, tetapi juga merombak paradigma tradisional mengenai infrastruktur internet.
Elon Musk, baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras terkait dampak badai geomagnetik kuat pada satelit Starlink. Badai tersebut, yang mencapai tingkat G5 pada skala 5 poin, merupakan yang terkuat yang tercatat sejak Oktober 2003.
Menurut Musk, badai matahari ini menyebabkan "banyak tekanan" pada satelit Starlink, berpotensi mengganggu layanan di beberapa wilayah. Ia menjelaskan lebih lanjut dalam sebuah unggahan media sosial, "Badai matahari geomagnetik besar sedang terjadi saat ini. Terbesar dalam waktu yang lama." tulis Elon Musk seperti dilansir dari Fox Business, Minggu (19/4/2024).
BACA JUGA - Elon Musk Tiba di Bali, Luhut Klaim Internet Starlink Siap Jangkau Pelosok Indonesia
Internet Starlink tidak hanya menghadirkan konsep baru tentang cara terhubung dengan dunia, tetapi juga merombak paradigma tradisional mengenai infrastruktur internet.
Elon Musk, baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras terkait dampak badai geomagnetik kuat pada satelit Starlink. Badai tersebut, yang mencapai tingkat G5 pada skala 5 poin, merupakan yang terkuat yang tercatat sejak Oktober 2003.
Menurut Musk, badai matahari ini menyebabkan "banyak tekanan" pada satelit Starlink, berpotensi mengganggu layanan di beberapa wilayah. Ia menjelaskan lebih lanjut dalam sebuah unggahan media sosial, "Badai matahari geomagnetik besar sedang terjadi saat ini. Terbesar dalam waktu yang lama." tulis Elon Musk seperti dilansir dari Fox Business, Minggu (19/4/2024).
Lihat Juga :