Trump Semakin Mempersulit Ponsel Huawei Dapat Pembaruan Android
Kamis, 20 Agustus 2020 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahan Trump menempatkan Huawei dan 114 afiliasinya dalam Daftar Entitas pada Mei 2019, yang berarti perusahaan AS tidak dapat menjual teknologi ke perusahaan tanpa persetujuan eksplisit dari pemerintah AS. Kemudian memperpanjang larangan tersebut hingga 2021.
Perintah tersebut mencegah perusahaan AS seperti Google melakukan bisnis dengan Huawei, mencegah Huawei mendapatkan lisensi Android dan mencegah aplikasi Google dari perangkat Huawei.
Kemudian pada bulan Mei, Departemen Perdagangan mengeluarkan aturan ekspor yang diubah untuk memblokir pengiriman semikonduktor ke Huawei yakni secara strategis menargetkan akuisisi semikonduktor Huawei yang merupakan produk langsung dari perangkat lunak dan teknologi AS tertentu.
Aturan itu mencegah produsen semikonduktor asing yang menggunakan perangkat lunak dan teknologi Amerika dalam operasi mereka untuk mengirimkan produk mereka ke Huawei kecuali mereka terlebih dahulu menerima lisensi dari AS.
Huawei mengatakan awal bulan ini bahwa mereka kehabisan chip prosesor karena sanksi AS, dan pada September, perusahaan tidak lagi dapat membuat chipset Kirin sendiri karena tekanan ekonomi yang sedang berlangsung.
Perintah tersebut mencegah perusahaan AS seperti Google melakukan bisnis dengan Huawei, mencegah Huawei mendapatkan lisensi Android dan mencegah aplikasi Google dari perangkat Huawei.
Kemudian pada bulan Mei, Departemen Perdagangan mengeluarkan aturan ekspor yang diubah untuk memblokir pengiriman semikonduktor ke Huawei yakni secara strategis menargetkan akuisisi semikonduktor Huawei yang merupakan produk langsung dari perangkat lunak dan teknologi AS tertentu.
Aturan itu mencegah produsen semikonduktor asing yang menggunakan perangkat lunak dan teknologi Amerika dalam operasi mereka untuk mengirimkan produk mereka ke Huawei kecuali mereka terlebih dahulu menerima lisensi dari AS.
Huawei mengatakan awal bulan ini bahwa mereka kehabisan chip prosesor karena sanksi AS, dan pada September, perusahaan tidak lagi dapat membuat chipset Kirin sendiri karena tekanan ekonomi yang sedang berlangsung.
(wbs)
Lihat Juga :