Perbandingan Rudal Balistik Rusia dan AS, Lebih Dahsyat ketimbang Bom Atom

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:14 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Iran Mengaku Telah Membuat Rudal Balistik Hipersonik

4. The Peacekeeper (MX)


Rudal balistik AS selanjutnya adalah MX atau Peacekeeper ICBM. Rudal balistik ini adalah jenis ICBM termutakhir yang digunakan AS.

Penggunaan komposit epoksi Kevlar membuat Peacekeeper jauh lebih ringan daripada ICBM sebelumnya, sehingga memungkinkan menampung sepuluh hulu ledak. Meskipun daya ledaknya hanya 300 kiloton, namun ringannya rudal ini membuat pesawat dan kapal selam mudah mengangkut banyak senjata. Rudal ini memiliki daya jelajah hingga 10.943 Km.

Demikian perbandingan rudal balistik Rusia dan AS yang merupakan dua kekuatan nuklir terbesar di dunia. Meski sama-sama menyatakan penyesalan atas hancurnya perjanjian pengendalian senjata yang bertujuan memperlambat perlombaan senjata era Perang Dingin dan mengurangi risiko perang nuklir, namun faktanya kedua negara terus mengembangkan berbagai sistem senjata baru, termasuk senjata hipersonik, seperti halnya China.

AS menganggap China sebagai pesaing terbesarnya dan Rusia sebagai ancaman negara-bangsa terbesarnya. Presiden AS Joe Biden bahkan menegaskan bahwa abad ini akan ditentukan oleh kontes eksistensial antara demokrasi dan autokrasi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Rekomendasi
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved