Perbandingan Rudal Balistik Rusia dan AS, Lebih Dahsyat ketimbang Bom Atom

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:14 WIB
loading...
Perbandingan Rudal Balistik...
Rudal balistik antarbenua berkekuatan nuklir milik Rusia RS-24 Yars. (Foto: Reuters)
A A A
JAKARTA - Sebagai sesama negara adidaya, perbandingan rudal balistik Rusia dan AS menarik untuk diulas. Selama beberapa tahun belakangan, perlombaan senjata antara kedua negara tak terelakkan lantaran sama-sama ingin menjamin keamanan negaranya serta menunjukkan dominansi militer di dunia.

Secara umum, rudal balistik didefinisikan sebagai sistem peluru kendali yang membawa bahan peledak yang mengandung bahan kimia berbahaya, termasuk nuklir. Daya rusak peledak ini sangat mematikan karena daya rusaknya melebihi bom atom.

Dari sisi daya jelajah, jangkauan rudal balistik bervariasi tergantung jenisnya. Rudal balistik jarak pendek atau SRBM memiliki jangkauan kurang dari 1.000 km. Rudal jenis ini memiliki hulu ledak konvensional.

Rudal balistik jarak menengah atau MRBM memiliki jangkauan antara 1.000 sampai 2.500 km.
Intermediate-range ballistic missile atau IRBM memiliki jangkauan antara 2.500 sampai 3.500 km. Rudal balistik antar benua atau ICBM memiliki jangkauan lebih dari 3.500 km sehingga bisa menjangkau seluruh tempat di dunia.

Rudal balistik bisa diluncurkan dari pesawat, kapal, kapal selam, dan tempat peluncuran khusus. Teknisnya, rudal diluncurkan menggunakan roket sejauh ratusan kilometer hingga ke luar atmosfer bumi, lalu meluncur kembali ke bumi dan menuju target dengan kecepatan tinggi. Lintasan balistik membuat arah rudal yang sudah diluncurkan tak bisa diubah. Rudal balistik yang sudah diluncurkan hanya ditentukan kecepatan dan gaya gravitasi ke permukaan Bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Rekomendasi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved