Tiangong: Robot Humanoid Bertenaga Listrik Pertama Buatan China yang Mampu Berlari

Senin, 13 Mei 2024 - 11:23 WIB
loading...
Tiangong: Robot Humanoid...
Robot Tiangong saat dipamerkan pertama kali di publik. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Robot Tiangong disebut sebagai “robot humanoid ukuran penuh pertama di dunia yang mampu berjalan hanya dengan tenaga listrik”.

Pusat Inovasi Robot Humanoid Beijing bikin heboh setelah merilis Tiangong, robot humanoid bertenaga listrik serba guna yang mampu berlari dengan stabil di kecepatan 6 km/jam. Robot itu juga mampu berjalan naik turun tangga.

Pusat Inovasi Robot Humanoid Beijing didirikan pada November tahun lalu sebagai "pusat inovasi robot humanoid tingkat provinsi pertama di China".

Departemen tersebut merupakan bagian dari pusat teknologi baru yang menampung lebih dari seratus perusahaan robotika - bersatu membentuk rantai industri lengkap untuk komponen inti, pengembangan aplikasi, dan pembuatan robot lengkap.

Perusahaan tersebut merupakan perusahaan patungan dari Beijing Yizhuang Investment Holdings Limited, UBTech Robotics, Xiaomi, dan Beijing Jingcheng Machinery Electric.

Tujuannya adalah untuk "melakukan lima tugas utama, termasuk pengembangan prototipe robot humanoid serba guna dan model robot humanoid skala besar serba guna."

Tiangong humanoid diklaim sebagai “robot humanoid ukuran penuh pertama di dunia yang mampu berlari hanya dengan tenaga listrik”.

Tentu saja, klaim tersebut masih perlu dipertanyakan. Sebab, di Amerika ada beberapa model robot humanoid yang sudah melakukan hal serupa. Termasuk H1 milik Unitree dan Atlas buatan Boston Dynamics.

Dikembangkan Sendiri untuk Berbagai Skenario
Tiangong: Robot Humanoid Bertenaga Listrik Pertama Buatan China yang Mampu Berlari

Di model purwarupa, robot Tiangong terlihat tidak memiliki tangan selayaknya manusia.

Tapi, memang bukan itu yang ditonjolkan. Dalam uji perdananya di publik, robot Tiangong dapat berlari di kecepatan tetap 6 km/jam dengan stabil.

Teknologi itu disebut dengan "State Memory-based Predictive Reinforcement Imitation Learning”.

Robot tersebut juga dapat dapat naik turun tangga tanpa bergantung pada sensor penglihatan 3D-nya, menyesuaikan gaya saat berjalan. Robot Tiangong juga dilengkapi dengan sensor gaya enam sumbu, untuk umpan balik gaya yang akurat.

Tiangong humanoid memiliki tinggi 1,63 m dari ujung kaki hingga ujung kepala, dan beratnya 43 kg.

Robot tersebut berjalan dengan baterai 48-V/15-Ah, lengannya memiliki engsel dan sendi kakinya ada enam. Dilengkapi juga dengan unit pengukuran inersia canggih dan termasuk Wi-Fi onboard.

Baca Juga: Elon Musk Sebut Robot Optimus Akan Mulai Dijual Tahun Depan

Adapun otak pemrosesan diklaim sangat canggih. Sebab, robot tersebut mampu melakukan 550 triliun operasi per detik.

Detail lainnya masih sangat sedikit saat ini. Bisa jadi peruntukkannya nanti untuk bekerja di pabrikataudirumah.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Hyundai Motor Siap Menjual...
Hyundai Motor Siap Menjual Bebas Robot Humanoid
Mengapa Robot Bisa Bikin...
Mengapa Robot Bisa Bikin Perang Semakin Menjadi Lebih Dahsyat?
Atur Lalu Lintas, China...
Atur Lalu Lintas, China Resmi Terjunkan Robot Polisi di Jalan
AS Siap Beri Pelajaran...
AS Siap Beri Pelajaran Robot-robot Canggih Buatan China
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
5 Keunggulan Robot...
5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
Robot BMW Umumkan Pensiun...
Robot BMW Umumkan Pensiun setelah 11 Bulan Produksi 30 Ribu Mobil
Rekomendasi
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved