Dihormati Melebihi Harimau, Inilah Hewan yang Dianggap Sakral dalam Budaya Jawa

Jum'at, 10 Mei 2024 - 09:21 WIB
loading...
Dihormati Melebihi Harimau,...
Perkutut dianggap sakral dalam Budaya Jawa. FOTO/ YouTube
A A A
SEMARANG - Tak hanya harimau hewan yang dianggap sakral bagi orang Jawa, burung perkutut (Geopelia striata) di balik kicauannya yang indah, perkutut memiliki makna dan mitos yang deeply embedded dalam budaya Jawa.

BACA JUGA - Ini Mitos-Mitos Burung Perkutut yang Berkembang dan Masih Dipercaya di Jawa

Seperti dilansir dari Kitab Perkutut AL Qimari, memeliharanya bukan hanya hobi, tetapi juga mencerminkan status sosial dan spiritual pemiliknya.

Bagi orang Jawa, perkutut melambangkan kesejahteraan, kemakmuran, dan kemapanan. Konon, kicauannya yang merdu dapat mendatangkan rezeki dan kebahagiaan bagi pemiliknya.

Perkutut juga diyakini sebagai penjaga keharmonisan rumah tangga dan pembawa ketenangan batin.

Di masa lampau, memelihara perkutut merupakan privilese bagi kalangan priyayi (bangsawan) dan pengusaha kaya.

Hal ini karena harga perkutut berkualitas tinggi bisa mencapai puluhan juta rupiah. Kepemilikan perkutut menunjukkan status sosial dan ekonomi pemiliknya.

Perkutut juga memiliki makna filosofis dalam budaya Jawa. Ketenangan dan kesabaran burung ini menjadi simbol manusia yang bijaksana dan dewasa. Kemampuan perkutut untuk hidup di alam bebas dan bersahabat dengan manusia mencerminkan keseimbangan hidup yang ideal.

Masyarakat Jawa memiliki berbagai mitos dan kepercayaan terkait perkutut. Berikut beberapa contohnya:

Katuranggan: Perkutut dibedakan berdasarkan corak bulunya, yang dipercaya membawa pengaruh berbeda bagi pemiliknya.

Suara: Bunyi kicauan perkutut diinterpretasikan sebagai pertanda baik atau buruk, tergantung pada jenis suaranya.

Mistis: Perkutut dikaitkan dengan dunia gaib dan dipercaya memiliki kekuatan supranatural.

Meskipun zaman telah berubah, perkutut masih memiliki tempat istimewa dalam budaya Jawa. Memelihara perkutut bukan hanya tren, tetapi juga cara untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai luhur budaya Jawa.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Ajaib! Butet Menang...
Ajaib! Butet Menang Duel Lawan 3 Harimau Sumatera
Rekomendasi
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Berita Terkini
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved