Ini Alasan Mark Zuckerberg Tertarik Akuisisi Kantor Berita AP

Kamis, 09 Mei 2024 - 14:00 WIB
loading...
Ini Alasan Mark Zuckerberg...
Mark Zuckerberg sempat tertarik mengakuisisi kantor berita Associated Press. (Foto: AP)
A A A
JAKARTA - CEO Facebook Mark Zuckerberg pernah mempertimbangkan untuk mengakuisisi atau mengambil saham besar di kantor berita Associated Press (AP).

Melansir Business Insider, Kamis (9/5/2024), keinginan itu muncul setelah raksasa media sosial tersebut menghadapi tuduhan memengaruhi pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016. Perusahaan yang sekarang dikenal sebagai Meta ini diawasi ketat di Washington dalam pemilihan yang dimenangkan oleh Donald Trump.

Perintah pengawasan tersebut muncul karena klaim bahwa platform Facebook telah membantu menyebarkan berita palsu. Kepanikan terjadi setelah Facebook mengungkapkan bahwa sebuah badan di Rusia telah menghabiskan 100 ribu dollar AS atau senilai Rp1,6 miliar untuk iklan di jejaring sosial tersebut. Tujuannya untuk memicu perpecahan selama kampanye pemilihan presiden.

Moskow membantah segala upaya untuk ikut campur dalam pemilihan AS, sementara wakil presiden periklanan Facebook Rob Goldman kemudian mengungkapkan bahwa pengeluaran Rusia sebenarnya terjadi setelah pemilihan. Namun, Zuckerberg masih dipaksa untuk membuat perubahan signifikan pada layanan dan kebijakan privasi Facebook, dan bahkan secara resmi meminta maaf kepada Kongres AS pada tahun 2018 atas pengelolaannya terhadap platform tersebut.

CEO Facebook tersebut memiliki ide untuk mengakuisisi outlet berita sekitar waktu yang sama. Sumber-sumber terpercaya mengatakan Zuckerberg berencana menggunakannya sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya untuk membuat unggahan berita berkualitas tinggi dan mengatasi kontroversi atas konten platform. Miliarder itu dilaporkan secara luas membahas ide tersebut di internal Facebook.

Baca Juga: Metaverse Bisa Bikin Mark Zuckerberg Terjungkal

Meskipun Zuckerberg dikatakan telah mempertimbangkan beberapa outlet media untuk diakuisisi, ia akhirnya berfokus pada Associated Press (AP), kantor berita internasional utama yang berbasis di New York.

Sumber-sumber mengklaim bahwa AP membuat proses akuisisi secara langsung menjadi sulit. Sebagai gantinya, Zuckerberg dilaporkan berfokus pada potensi subsidi permanen untuk kantor berita tersebut. Menurut laporan tersebut, bos teknologi itu bertekad untuk mengakuisisi AP dan bahkan melibatkan tim merger dan akuisisi Facebook dalam rencananya. Namun, dia akhirnya membatalkan idenya, diduga karena takut akan pengawasan peraturan yang lebih ketat atas langkah tersebut.

Baca Juga: Mark Zuckerberg Umumkan Meta Bangun Super Komputer

Kemudian, Zuckerberg dilaporkan merenungkan ide untuk meluncurkan organisasi berita Facebook sendiri untuk menghasilkan konten asli, dan mempertimbangkan untuk menarik jurnalis top dari kantor berita lain dengan insentif finansial. Ide ini juga dikatakan telah ditinggalkan di tengah kekhawatiran tentang kurangnya kepercayaan publik pada raksasa media sosial tersebut pada saat itu.

Meta menolak berkomentar atas laporan tersebut, sementara juru bicara AP mengatakan kantor berita itu tidak mengetahui adanya pembicaraan akuisisi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
PP Tunas Tak Dipatuhi,...
PP Tunas Tak Dipatuhi, Google dan Meta Dipanggil Komdigi
Pimpin Sidak Kantor...
Pimpin Sidak Kantor Meta, Menkomdigi Beri Ultimatum atas Pembiaran Konten Disinformasi
Rekomendasi
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved