3 Penyebab Cuaca Panas di Indonesia, Apa Saja?

Rabu, 08 Mei 2024 - 16:22 WIB
loading...
3 Penyebab Cuaca Panas...
Cuaca panas belakangan melanda hampir sebagian besar wilayah Indonesia. (Foto: SCMP)
A A A
JAKARTA - Cuaca panas yang terjadi sepanjang hari di hampir sebagian besar wilayah Indonesia ternyata perpaduan dari tiga faktor. Salah satu faktornyadari gerak semu matahari.

Melansir website resmi Tuban Smart City, Rabu (8/5/2024)Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban, Zem Irianto Padama menyatakan, suhu cuaca panas beberapa hari terakhir akibat letak matahari saat ini cenderung mendekati ekuator, terutama di bagian utara bumi.

Daerah-daerah di sekitar ekuator yang berada di belahan bumi utara pun menerima paparan langsung sinar matahari karena kurangnya keberadaan awan sebagai penutup. Hal ini menjadi penyebab utama dari meningkatnya suhu yang dirasakan di beberapa wilayah. "Peningkatan suhu ini disebabkan oleh kurangnya penutupan awan, sehingga cahaya matahari langsung merasuki permukaan bumi," kata Zem.

Berdasarkan pengamatan BMKG Tuban, suhu udara di wilayah tersebut tercatat dalam rentang 25,1 hingga 33 derajat Celsius pada tanggal 1 sampai 3 Mei 2024 lalu. "Dari segi kriteria gelombang panas, suhu panas yang terjadi saat ini tidak termasuk dalam kategori gelombang panas yang terjadi di lintang menengah hingga lintang tinggi," ucap Zem.

Baca Juga: Waspada! Cuaca Panas Bisa Bikin Manusia Lebih Agresif

Di sesi paparan bersama media,Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Fachri Radjab ikut menjelaskan bahwa gelombang panas terpantau melanda sejumlah negara di kawasan Asia. Suhu tertinggi terpantau di Vietnam hingga mencapai angka 44°Celcius.

"Serangkaian gelombang panas ini diduga disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, gerakan semu Matahari pada akhir April dan awal Mei ini berada di atas lintang 10 derajat Lintang Utara yang bertepatan dengan wilayah-wilayah Asia Tenggara daratan. Hal ini menyebabkan penyinaran Matahari sangat terik dan memberikan background kondisi yang panas," kata Fachri.

Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem, Waspadai Dampaknya Pada Komponen Mobil

Faktor kedua, anomali iklim El Nino 2023/2024. Analisis data historis menunjukkan bahwa saat terjadi El Nino, wilayah Asia Tenggara daratan akan mengalami anomali suhu hingga mencapai 2 derajat di atas normal pada periode Maret-April-Mei.

Adapun faktor ketiga, yaitu pengaruh pemanasan global, yang menyebabkan suhu terus meningkat dari tahun ke tahun. Kombinasi ketiga faktor tersebut menyebabkan suhu udara pada April-Mei ini menjadi sangat ekstrem di wilayah Asia Tenggara.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Picu Anomali Cuaca,...
Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar
Panas Ekstrem di Spanyol...
Panas Ekstrem di Spanyol Jadi yang Terburuk di Eropa
Turki Catat Suhu Terpanas...
Turki Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah Mencapai 50,5 Derajat Celcius
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Gelombang Panas Global...
Gelombang Panas Global Tercatat Melebihi Batas Normal
Rumania Bersiap Hadapi...
Rumania Bersiap Hadapi Gelombang Panas, Peringatan Merah Dikeluarkan
Pohon Tumbang Akibat...
Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Dievakuasi Petugas di Jakarta Timur
Indonesia Dilanda Cuaca...
Indonesia Dilanda Cuaca Panas, BMKG Prediksi Berlangsung hingga Mei 2026
Cuaca Ekstrem Mengintai...
Cuaca Ekstrem Mengintai Jakarta, BPBD Imbau Warga Waspada Hujan 14–17 Januari
Rekomendasi
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved