Digoyang AS, ByteDance Tegaskan Tak Ada Niat Menjual TikTok

Minggu, 28 April 2024 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Namun penjualan teknologi semacam itu oleh perusahaan China memerlukan persetujuan dari Beijing, yang menetapkan algoritme tersebut sebagai teknologi yang dilindungi menyusul upaya Trump untuk melarang TikTok pada tahun 2020.

Beijing sejauh ini secara vokal menentang penjualan paksa TikTok, dengan mengatakan pihaknya akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi perusahaan Tiongkok tersebut.

Meskipun TikTok adalah fenomena global, menurut para analis dan investor, TikTok mewakili sebagian kecil dari pendapatan ByteDance.

ByteDance telah menikmati pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di dunia.

Investor internasionalnya, termasuk perusahaan AS General Atlantic dan SIG serta SoftBank Jepang, memiliki kepemilikan senilai miliaran dolar.

“TikTok US hanyalah bagian kecil dari keseluruhan bisnis. Tentu saja, ini adalah bagian cerita yang menarik, tetapi jika dibandingkan dengan ukuran keseluruhannya, ini adalah bagian yang sangat kecil.

“Jika produk tersebut dikeluarkan dari AS, kami tidak akan menjualnya,” kata investor ByteDance yang berbasis di AS, Mitchell Green, bulan lalu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Rekomendasi
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved