Selain Harta Karun, Tenyata Ini yang Membuat Gua Kitum Menjadi Tempat Mematikan

Jum'at, 19 April 2024 - 12:49 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1980-an, Gua Kitum menjadi terkenal setelah dua pengunjungnya meninggal dunia akibat tertular virus mematikan bernama Marburg.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, virus ini adalah ‘penyakit sangat mematikan yang menyebabkan demam berdarah’ – suatu kondisi yang merusak sistem kardiovaskular dan mengurangi kemampuan tubuh untuk berfungsi.

Menurut WHO, virus ini memiliki rasio kematian hingga 88 persen dan merupakan bagian dari keluarga yang sama dengan virus penyebab Ebola.

Ketika seseorang terinfeksi virus ini, virus ini dapat menyebar melalui manusia melalui kontak langsung dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lainnya, serta melalui permukaan dan bahan yang terkontaminasi.

Manusia dapat tertular penyakit ini dari kontak yang terlalu lama dengan tambang atau gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus – hal ini diperkirakan terjadi pada kasus seorang pria dari Prancis, yang meninggal setelah mengunjungi Kitum pada tahun 1980, dan dan kematian seorang anak laki-laki berusia 15 tahun pada tahun 1987.

Menyusul kematian tersebut, Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat untuk Penyakit Menular (USAMRIID) meluncurkan misi di gua tersebut untuk mencoba menemukan spesies yang bertanggung jawab atas virus tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Virus Hanta Ngamuk!...
Virus Hanta Ngamuk! AS Selidiki 120 Lebih Laboratorium Biologi
Vaksin Hantavirus Ternyata...
Vaksin Hantavirus Ternyata Dibuat Moderna Sejak Tahun 2023
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Rekomendasi
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved