Ahli Pastikan Teknologi Perang Israel dan AS Semakin Jauh Tertinggal dari Iran

Selasa, 16 April 2024 - 14:13 WIB
loading...
Ahli Pastikan Teknologi...
Teknologi Anti drone AS dan Israel yang tak mampu tangkis serangan Iran. FOTO/ DAILY
A A A
TEHERAN - Iran menyerang Israel secara besar-besaran dan Amerika Serikat tak bisa menganstisipasi penggunaan teknologi perang Iran saat menyerang negara Zionis tersebut.

BACA JUGA - Rusak Sistem Navigasi, Teknologi Iran Ini Jadi Mimpi Buruk AS di Teluk Persia

Mantan Penasihat "Keamanan Nasional" AS, John Bolton, mengatakan operasi pembalasan Iran pada Sabtu (13/4) malam adalah "kegagalan besar dalam pencegahan Zionis Israel dan Amerika".
Dalam sebuah wawancara dengan media AS.

Bolton berkata: “Apa yang kita alami malam ini adalah kegagalan besar dalam pencegahan Zionis ‘Israel’ dan Amerika.”

“Gagal (mencegah) 200 rudal balistik jelajah dan drone,” keluh Bolton.

Dia lebih lanjut menggarisbawahi bahwa “Harus ada tanggapan. Seharusnya tidak proporsional.”

Menurut mantan pejabat AS tersebut, “Responnya harus jauh lebih kuat, karena ketika pencegahan gagal dibangun kembali, Anda harus mengajari musuh bahwa keuntungan apa pun yang dapat mereka peroleh dari serangan di masa depan tidak akan sebanding dengan kerugian yang ditimbulkan. itu akan menjadi penyebabnya.”

Bolton juga menyebutkan, “Nah, apa yang dilakukan Iran malam ini, menurut saya yang paling signifikan adalah penembakan rudal balistik dan rudal jelajah langsung dari wilayahnya.”

“Hampir dapat dipastikan pada saat ini, tidak ada satu pun rudal yang mengandung hulu ledak nuklir. Tapi Anda tidak pernah tahu kapan penembakan berikutnya, rudal balistik berikutnya mungkin mengandung hulu ledak nuklir,” tambahnya.

Seperti diketahui,Israel memiliki anti drone Cope cages yang dipergunakan oleh militer Zionis untuk membekali tank Merkava.

Perangkat yang terpasang di tank itu diharapkan mampu menepis serangan drone yang dilakukan oleh militan Palestina.

Cope cages umumnya terpasang di bagian atas kendaraan baja seperti tank. Sebelumnya, perangkat itu sempat digunakan oleh Rusia ketika menginvasi Ukraina.

Para ahli mengungkapkan jika pemasangan cope cages merupakan upaya untuk mempertahankan diri dari drone quadcopter yang membawa granat dan amunisi lainnya. Sebab, Hamas diketahui telah menggunakan drone quadcopter untuk menjatuhkan bahan peledak rakitan di empat menara komunikasi di sepanjang perbatasan Israel-Gaza.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved