Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Minggu, 14 April 2024 - 12:13 WIB
loading...
Ribuan Meteorit di Antartika hilang. FOTO/ DAILY
A
A
A
ALASKA - Ribuan meteorit yang terkubur di es Antartika terancam hilang selamanya karena perubahan iklim. Para ilmuwan memperkirakan bahwa pemanasan global akan menyebabkan es mencair dan meteorit tenggelam lebih dalam, menjadikannya tak terjangkau.
BACA JUGA - Gawat! Gunung Es Antartika Terbelah Dua
Seperti dilansir dari Science Alert, lebih dari 48.000 meteorit telah ditemukan di Antartika, kemungkinan jatuh ke Bumi selama jutaan tahun.
Koleksi meteorit ini menjadi sumber daya yang tak ternilai untuk mempelajari Tata Surya dan ruang antarbintang.
Meteorit ini terdiri dari bongkahan asteroid yang terbentuk di awal pembentukan Tata Surya, pecahan planet lain, atau Bulan yang terlepas. Beberapa bahkan mengandung materi antarbintang yang berasal dari sebelum Tata Surya terbentuk.
Analisis terbaru menunjukkan bahwa pemanasan global menyebabkan es di Antartika mencair dan menjadi lebih lunak.
Hal ini menyebabkan meteorit tenggelam lebih dalam ke dalam es, di luar jangkauan para ilmuwan. Diperkirakan sekitar 5.000 meteorit akan hilang per tahun dalam beberapa dekade mendatang.
BACA JUGA - Gawat! Gunung Es Antartika Terbelah Dua
Seperti dilansir dari Science Alert, lebih dari 48.000 meteorit telah ditemukan di Antartika, kemungkinan jatuh ke Bumi selama jutaan tahun.
Koleksi meteorit ini menjadi sumber daya yang tak ternilai untuk mempelajari Tata Surya dan ruang antarbintang.
Meteorit ini terdiri dari bongkahan asteroid yang terbentuk di awal pembentukan Tata Surya, pecahan planet lain, atau Bulan yang terlepas. Beberapa bahkan mengandung materi antarbintang yang berasal dari sebelum Tata Surya terbentuk.
Analisis terbaru menunjukkan bahwa pemanasan global menyebabkan es di Antartika mencair dan menjadi lebih lunak.
Hal ini menyebabkan meteorit tenggelam lebih dalam ke dalam es, di luar jangkauan para ilmuwan. Diperkirakan sekitar 5.000 meteorit akan hilang per tahun dalam beberapa dekade mendatang.
Lihat Juga :