Mengungkap Dinasti Kaanul, Kerajaan Ular Suku Maya yang Penuh Misteri
Jum'at, 12 April 2024 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun masih banyak misteri seputar Kaanul, para arkeolog percaya bahwa dinasti ini muncul di bawah bayang-bayang Tikal, negara kota kuat yang mendominasi wilayah tersebut.
Pada tahun 562 M, Raja Ular bernama Saksi Langit memimpin serangan ke Tikal dan mengalahkan pemimpinnya, Double Bird, menandai berakhirnya supremasi Tikal.
Kejayaan Kaanul terbilang singkat. Sekitar 130 tahun setelah kemenangan atas Tikal, kerajaan ini mengalami kemunduran dan runtuh.
Penyebabnya masih belum diketahui pasti, namun beberapa teori mengaitkannya dengan pemberontakan internal, perang dengan kerajaan lain, atau bahkan bencana alam.
Meskipun singkat, keberadaan Dinasti Ular meninggalkan jejak penting dalam sejarah Maya. Mereka menunjukkan bahwa meskipun terbagi-bagi, peradaban Maya mampu bersatu di bawah kepemimpinan yang kuat dan mencapai puncak kejayaan militer dan politik.
Pada tahun 562 M, Raja Ular bernama Saksi Langit memimpin serangan ke Tikal dan mengalahkan pemimpinnya, Double Bird, menandai berakhirnya supremasi Tikal.
Kejayaan Kaanul terbilang singkat. Sekitar 130 tahun setelah kemenangan atas Tikal, kerajaan ini mengalami kemunduran dan runtuh.
Penyebabnya masih belum diketahui pasti, namun beberapa teori mengaitkannya dengan pemberontakan internal, perang dengan kerajaan lain, atau bahkan bencana alam.
Meskipun singkat, keberadaan Dinasti Ular meninggalkan jejak penting dalam sejarah Maya. Mereka menunjukkan bahwa meskipun terbagi-bagi, peradaban Maya mampu bersatu di bawah kepemimpinan yang kuat dan mencapai puncak kejayaan militer dan politik.
Lihat Juga :