10 Spesies Paling Terancam Punah di Bumi, Salah Satunya Badak Jawa
Rabu, 10 April 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Divonis Jantan, Gorila Ini Melahirkan di Kebun Binatang
Terdapat dua spesies gorila yang dikenal, yakni gorila dataran rendah bagian timur (Gorilla beringei) dan gorila dataran rendah bagian barat (Gorila). Kesemuanya terancam punah. Mungkin ada lebih dari 300.000 gorila yang tersisa di alam liar dan mereka dianggap terancam punah.
Kerugian besar disebabkan oleh perambahan habitat dan perburuan untuk diambil dagingnya serta sebagai jimat magis. Gorila memiliki struktur sosial yang sangat kompleks, mereka lambat dalam bereproduksi. Seekor gorila betina hanya melahirkan setiap empat tahun sekali.
Dari tahun 1996 hingga 2008, populasi Tasmanian Devil menurun sekitar 60% karena penyakit kanker menular yang dikenal sebagai penyakit tumor wajah setan. Populasi spesies yang hanya hidup di Pulau Tasmania Australia ini terus menurun drastis. Mungkin hanya tersisa 10.000 hewan liar.
Penangkaran individu yang tidak terinfeksi diperkenalkan dalam upaya mengembangkan vaksin melawan kanker, kemungkinan berasal dari satu sampel sel mutan.
Baca Juga: Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
Orangutan dalam bahasa Malaysia berarti “manusia hutan.” Kemampuan kognitif mereka cukup canggih karena mendekati kemampuan manusia. Seperti gorila dan simpanse, hidup mereka terancam karena penebangan dan penangkapan untuk perdagangan hewan peliharaan eksotik, orangutan—yang terbatas di pulau Kalimantan dan Sumatra di Asia Tenggara—berjumlah sekitar 120.000 ekor menurut Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN.
Survei tahun 2011 mengungkapkan lebih dari 50 persen populasi asli orangutan Kalimantan telah dibunuh dalam 40 tahun sebelumnya. Berbeda dengan kera besar lainnya, orangutan biasanya menyendiri atau hidup berkelompok yang berjumlah kurang dari tiga orang, sehingga sulit dilacak dan dipelajari.
MG/Muhammad Rauzan Ranupane Ramadan
8. Gorila (Gorila beringei dan Gorila)
Terdapat dua spesies gorila yang dikenal, yakni gorila dataran rendah bagian timur (Gorilla beringei) dan gorila dataran rendah bagian barat (Gorila). Kesemuanya terancam punah. Mungkin ada lebih dari 300.000 gorila yang tersisa di alam liar dan mereka dianggap terancam punah.
Kerugian besar disebabkan oleh perambahan habitat dan perburuan untuk diambil dagingnya serta sebagai jimat magis. Gorila memiliki struktur sosial yang sangat kompleks, mereka lambat dalam bereproduksi. Seekor gorila betina hanya melahirkan setiap empat tahun sekali.
9. Tasmania Devil (Sarcophilus harrisii)
Dari tahun 1996 hingga 2008, populasi Tasmanian Devil menurun sekitar 60% karena penyakit kanker menular yang dikenal sebagai penyakit tumor wajah setan. Populasi spesies yang hanya hidup di Pulau Tasmania Australia ini terus menurun drastis. Mungkin hanya tersisa 10.000 hewan liar.
Penangkaran individu yang tidak terinfeksi diperkenalkan dalam upaya mengembangkan vaksin melawan kanker, kemungkinan berasal dari satu sampel sel mutan.
Baca Juga: Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
10. Orangutan (genus Pongo)
Orangutan dalam bahasa Malaysia berarti “manusia hutan.” Kemampuan kognitif mereka cukup canggih karena mendekati kemampuan manusia. Seperti gorila dan simpanse, hidup mereka terancam karena penebangan dan penangkapan untuk perdagangan hewan peliharaan eksotik, orangutan—yang terbatas di pulau Kalimantan dan Sumatra di Asia Tenggara—berjumlah sekitar 120.000 ekor menurut Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN.
Survei tahun 2011 mengungkapkan lebih dari 50 persen populasi asli orangutan Kalimantan telah dibunuh dalam 40 tahun sebelumnya. Berbeda dengan kera besar lainnya, orangutan biasanya menyendiri atau hidup berkelompok yang berjumlah kurang dari tiga orang, sehingga sulit dilacak dan dipelajari.
MG/Muhammad Rauzan Ranupane Ramadan
(msf)
Lihat Juga :