Kontroversi OpenAI: Diduga Gunakan Video YouTube Secara Ilegal untuk Sora AI
Senin, 08 April 2024 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu harapan tersebut adalah bahwa persyaratan layanan akan dipatuhi. Persyaratan ini tidak mengizinkan hal-hal seperti transkrip atau potongan video untuk diunduh, dan itu jelas merupakan pelanggaran."
Seniman dan kreator berada di garda depan, mengklaim bahwa karya berhak cipta mereka tidak dapat digunakan tanpa izin mereka. OpenAI sendiri sudah tidak asing dengan tuntutan hukum. Utamanya tentang praktik pengumpulan data produk AI-nya. Mereka pernah digugat atas tuduhan pelanggaran hak cipta oleh komedian dan penulis Sarah Silverman, penulis "Game of Thrones" George R.R. Martin, dan The New York Times.
Baca Juga: Siap Mengubah Dunia! Microsoft dan OpenAI Luncurkan Supercomputer AI Rp1.588 Triliun!
Musim panas lalu, lebih dari 8.000 penulis menulis surat terbuka kepada para pemimpin AI, termasuk CEO OpenAI Sam Altman, menuntut kompensasi karena perusahaan menggunakan karya mereka untuk melatih produk AI tanpa izin.
Generatif AI, memang butuh basis data yang sangat besar untuk digunakan melatih model AI mereka. Nah, sumber data yang masif itu hanya dimiliki oleh Google ataupun beberapa perusahaansaja.
Google Lebih Hati-hati
Mohan menambahkan bahwa Google (yang memiliki YouTube) menggunakan beberapa video YouTube untuk melatih platform AI-nya sendiri, Gemini, tetapi hanya jika pembuat konten di platform menyetujui hal itu dalam kontrak mereka.Respons YouTube dan OpenAI
Juru bicara YouTube mengonfirmasi bahwa persyaratan perusahaan "melarang pengunduhan konten YouTube yang tidak sah". Sementara itu, OpenAI tidak berespon terhadap permintaan komentar.Industri AI dan Isu Hak Cipta
Debat tentang jenis konten yang digunakan perusahaan teknologi untuk melatih model AI mereka terus memanas seiring dengan pesatnya perkembangan industri AI.Seniman dan kreator berada di garda depan, mengklaim bahwa karya berhak cipta mereka tidak dapat digunakan tanpa izin mereka. OpenAI sendiri sudah tidak asing dengan tuntutan hukum. Utamanya tentang praktik pengumpulan data produk AI-nya. Mereka pernah digugat atas tuduhan pelanggaran hak cipta oleh komedian dan penulis Sarah Silverman, penulis "Game of Thrones" George R.R. Martin, dan The New York Times.
Baca Juga: Siap Mengubah Dunia! Microsoft dan OpenAI Luncurkan Supercomputer AI Rp1.588 Triliun!
Musim panas lalu, lebih dari 8.000 penulis menulis surat terbuka kepada para pemimpin AI, termasuk CEO OpenAI Sam Altman, menuntut kompensasi karena perusahaan menggunakan karya mereka untuk melatih produk AI tanpa izin.
Generatif AI, memang butuh basis data yang sangat besar untuk digunakan melatih model AI mereka. Nah, sumber data yang masif itu hanya dimiliki oleh Google ataupun beberapa perusahaansaja.
(dan)
Lihat Juga :