Jangan Salah, Ini Perbedaan Harimau Jawa dengan Jenis Lainnya

Rabu, 03 April 2024 - 06:28 WIB
loading...
Jangan Salah, Ini Perbedaan...
Harimau Jawa merupakan salah satu dari 9 subspesies harimau yang pernah hidup di Pulau Jawa. (Foto: Dok SINDOnews)
A A A
JAKARTA - Harimau Jawa merupakan salah satu dari 9 subspesies harimau yang pernah hidup di Pulau Jawa. Meski sudah dinyatakan punah sejak tahun 1980an, namun sejumlah pihak meyakini harimau ini masih ada di alam liar lantaran ditemukan sejumlah bukti keberadaannya.

Berbeda dengan harimu biasa, harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) memiliki sejumlah ciri khusus. Ciri ini pula yang membedakan harimau Jawa dengan macan, harimau Sumatera yang masih ada serta harimau Bali yang sama-sama sudah punah.

Dari sisi ukuran tubuh, harimau Jawa lebih besar daripada harimau Bali dan sedikit lebih kecil dari harimau Sumatera. Harimau Jawa jantan mempunyai berat 150-200 kg dan panjangnya kira-kira 2,50 meter. Sementara harimau Jawa betina berbobot lebih ringan, yaitu 75-115 Kg dan sedikit lebih pendek dari harimau jantan.

Dari sisi warna tubuh harimau Jawa memiliki warna yang lebih terang dibandingkan dengan harimau Sumatra. Pada harimau, garis-garis hitam dan oranye yang sering disebut loreng itulah yang dapat membedakan antar harimau.

Semasa hidupnya harimau Jawa menghuni hutan-hutan di dataran rendah dengan wilayah penjelajahan yang tidak lebih dari ketinggian 1.200 mdpl. Sebelum punah, Harimau Jawa terdeteksi pernah hidup di wilayah Jampang Kulon, Taman Nasional Ujung Kulon, Gunung Pangrango, Yogyakarta, Probolinggo, Blitar, Banyuwangi, Tulungagung, hingga Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur.



Dilansir dari Edunitas.com, pada akhir abad ke-19, harimau Jawa masih banyak berkeliaran di alam liar. Pada tahun 1940-an, harimau jawa hanya ditemukan di hutan-hutan terpencil. Ada usaha-usaha untuk menyelamatkan harimau ini dengan membuka beberapa taman nasional. Namun, ukuran taman ini terlalu kecil dan mangsa harimau terlalu sedikit.

Pada tahun 1950-an, ketika populasi harimau Jawa hanya tinggal 25 ekor, kira-kira 13 ekor berada di Taman Nasional Ujung Kulon. Sepuluh tahun kemudian jumlah ini kian menyusut. Pada tahun 1972, hanya ada sekitar 7 harimau yang tinggal di Taman Nasional Meru Betiri. Walaupun taman nasional ini dilindungi, banyak yang membuka lahan pertanian dan membuat harimau Jawa semakin terancam hingga kemudian diperkirakan punah pada tahun 80-an. Di alam liar, kini tinggal macan tutul jawa (Panthera pardus melas). Keberadaannya terpantau di beberapa wilayah di Pulau Jawa di antaranya di Jawa Barat, Kangean, Nusa Kambangan dan Pulau Sempu.

Beda harimau Jawa dan harimau biasa alias macan


Dilansir dari Ensiklopedia Dunia, Harimau (Panthera tigris) adalah spesies kucing terbesar yang masih hidup dari genus Panthera. Harimau memiliki ciri loreng yang khas pada bulunya, berupa garis-garis vertikal gelap pada bulu oranye, dengan bulu bagian bawah berwarna putih. Ada sembilan subspesies harimau dalam genus Panthera. Enam di antaranya masih hidup sampai sekarang. Tiga subspesies harimau selebihnya telah dianggap punah secara resmi.



Istilah lain untuk harimau adalah Macan yang diambil dari Bahasa Jawa, namun kini masyarakat hanya menganggap macan adalah dari jenis Panthera pardus dan semua sub spesiesnya. Padahal Leopard atau Panthera pardus ini bisa disebut macan apabila ditambah nama belakangnya, yakni Macan Tutul. Nama Harimau sendiri berasal dari Bahasa Melayu.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nenek Moyang Harimau...
Nenek Moyang Harimau Jawa Ditemukan dalam Keadaan Utuh
Skotlandia Minta Jadikan...
Skotlandia Minta Jadikan Kucing Hewan yang Dilindungi
Urin Harimau untuk Pengobatan...
Urin Harimau untuk Pengobatan Radang Sendi, China Dikritik
Cara Membedakan Macan...
Cara Membedakan Macan Tutul dan Kumbang di Kawasan Gunung Bromo dari Rekaman Kamera
Kamera Trap Bongkar...
Kamera Trap Bongkar Rahasia Macan Tutul Jawa di Bromo, Ada Apa Ya?
3 Perbedaan Harimau...
3 Perbedaan Harimau Jawa dan Harimau Sumatera yang Sangat Mencolok
Apakah Semua Hewan Memiliki...
Apakah Semua Hewan Memiliki Pusar? Berikut Penjelasan Ilmiahnya
5 Potret Ava, Harimau...
5 Potret Ava, Harimau Emas Imut dan Menggemaskan yang Ada di Kebun Binatang Thailand
Bisa Dicontoh Indonesia,...
Bisa Dicontoh Indonesia, Ini Cara Nepal Menambah Jumlah Populasi Harimau
Rekomendasi
Iran Tawarkan Kemitraan...
Iran Tawarkan Kemitraan Energi Nuklir dengan AS
PPP Siap Muktamar, Sekjen:...
PPP Siap Muktamar, Sekjen: Tak ada Pergantian Pengurus Wilayah dan Cabang
Lawan Tarif Trump, Kemendag...
Lawan Tarif Trump, Kemendag Siapkan 21 Perjanjian Dagang Baru dengan Berbagai Negara
Berita Terkini
Jepang Kenalkan Rudal...
Jepang Kenalkan Rudal dengan Kecepatan Lebih dari 9.000 Km per-Jam
3 jam yang lalu
Desain 4 Model iPhone...
Desain 4 Model iPhone 17 Bocor, Begini Bentuknya
7 jam yang lalu
Thailand Uji Coba Teknologi...
Thailand Uji Coba Teknologi Peringatan Bencana lewat Smartphone
12 jam yang lalu
Hasil Riset Ungkap Tumbuhan...
Hasil Riset Ungkap Tumbuhan Bisa Menjerit saat Tersakiti
13 jam yang lalu
Dunia Gonjang-Ganjing,...
Dunia Gonjang-Ganjing, Kripto Kok Santai? Intip Rahasia Bitcoin Jadi Benteng Investasi di Tengah Krisis!
15 jam yang lalu
Fokus Masa Depan, LG...
Fokus Masa Depan, LG Bangun Jalinan Konektivitas dengan Mahasiswa
17 jam yang lalu
Infografis
Metode Ilmuwan untuk...
Metode Ilmuwan untuk Pastikan Keberadaan Harimau Jawa
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved