Jangan Salah, Ini Perbedaan Harimau Jawa dengan Jenis Lainnya
Rabu, 03 April 2024 - 06:28 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 1950-an, ketika populasi harimau Jawa hanya tinggal 25 ekor, kira-kira 13 ekor berada di Taman Nasional Ujung Kulon. Sepuluh tahun kemudian jumlah ini kian menyusut. Pada tahun 1972, hanya ada sekitar 7 harimau yang tinggal di Taman Nasional Meru Betiri. Walaupun taman nasional ini dilindungi, banyak yang membuka lahan pertanian dan membuat harimau Jawa semakin terancam hingga kemudian diperkirakan punah pada tahun 80-an. Di alam liar, kini tinggal macan tutul jawa (Panthera pardus melas). Keberadaannya terpantau di beberapa wilayah di Pulau Jawa di antaranya di Jawa Barat, Kangean, Nusa Kambangan dan Pulau Sempu.
Dilansir dari Ensiklopedia Dunia, Harimau (Panthera tigris) adalah spesies kucing terbesar yang masih hidup dari genus Panthera. Harimau memiliki ciri loreng yang khas pada bulunya, berupa garis-garis vertikal gelap pada bulu oranye, dengan bulu bagian bawah berwarna putih. Ada sembilan subspesies harimau dalam genus Panthera. Enam di antaranya masih hidup sampai sekarang. Tiga subspesies harimau selebihnya telah dianggap punah secara resmi.
Baca Juga: Ahli Tegaskan Jejak Keberadaan Harimau Jawa Tak Bisa Disanggah
Istilah lain untuk harimau adalah Macan yang diambil dari Bahasa Jawa, namun kini masyarakat hanya menganggap macan adalah dari jenis Panthera pardus dan semua sub spesiesnya. Padahal Leopard atau Panthera pardus ini bisa disebut macan apabila ditambah nama belakangnya, yakni Macan Tutul. Nama Harimau sendiri berasal dari Bahasa Melayu.
Harimau dan macan adalah dua jenis kucing besar yang termasuk dalam genus Panthera. Meskipun memiliki beberapa kesamaan, mereka juga memiliki banyak perbedaan.
a. Ukuran
Harimau adalah yang terbesar, dengan berat mencapai 300 kg. Macan lebih kecil dari harimau, dengan berat mencapai 100 kg.
b. Warna
Harimau memiliki warna oranye dengan garis-garis hitam. Macan memiliki warna yang bervariasi, seperti hitam, coklat, dan abu-abu, dengan bintik-bintik hitam.
Harimau hidup di hutan Asia. Macan hidup di hutan dan padang rumput Asia.
Beda harimau Jawa dan harimau biasa alias macan
Dilansir dari Ensiklopedia Dunia, Harimau (Panthera tigris) adalah spesies kucing terbesar yang masih hidup dari genus Panthera. Harimau memiliki ciri loreng yang khas pada bulunya, berupa garis-garis vertikal gelap pada bulu oranye, dengan bulu bagian bawah berwarna putih. Ada sembilan subspesies harimau dalam genus Panthera. Enam di antaranya masih hidup sampai sekarang. Tiga subspesies harimau selebihnya telah dianggap punah secara resmi.
Baca Juga: Ahli Tegaskan Jejak Keberadaan Harimau Jawa Tak Bisa Disanggah
Istilah lain untuk harimau adalah Macan yang diambil dari Bahasa Jawa, namun kini masyarakat hanya menganggap macan adalah dari jenis Panthera pardus dan semua sub spesiesnya. Padahal Leopard atau Panthera pardus ini bisa disebut macan apabila ditambah nama belakangnya, yakni Macan Tutul. Nama Harimau sendiri berasal dari Bahasa Melayu.
Harimau dan macan adalah dua jenis kucing besar yang termasuk dalam genus Panthera. Meskipun memiliki beberapa kesamaan, mereka juga memiliki banyak perbedaan.
1. Perbedaan fisik
a. Ukuran
Harimau adalah yang terbesar, dengan berat mencapai 300 kg. Macan lebih kecil dari harimau, dengan berat mencapai 100 kg.
b. Warna
Harimau memiliki warna oranye dengan garis-garis hitam. Macan memiliki warna yang bervariasi, seperti hitam, coklat, dan abu-abu, dengan bintik-bintik hitam.
2. Habitat
Harimau hidup di hutan Asia. Macan hidup di hutan dan padang rumput Asia.
Lihat Juga :