Tumbuhkan Talenta Digital di Pesantren, Huawei Hadirkan Digisantri

Senin, 27 April 2020 - 15:45 WIB
loading...
Tumbuhkan Talenta Digital...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Kebutuhan akan sumber daya manusia (sdm) atau Talenta digital di Indonesia memang masih membutuhkan banyak pengembangan sekaligus tantangan di tengah zaman digital saat ini.

Untuk diketahui, talenta digital adalah keterampilan dan kemampuan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan platform digital dalam berbagai bidang.

Saat ini, memiliki talenta digital bisa jadi hal yang menjanjikan. Lantaran dunia digital yang terus berkembang dengan cepat. Sehingga anak-anak muda harus terus belajar dan mengikuti perkembangan terbaru dalam industri ini.

Meski para santri di pondok pesantren dan anak di panti asuhan memiliki keterbatasan akses internet dan gadget, namun bukan menjadi penghalang untuk mereka terus maju dan berinovasi dengan kreatifitas.

Alhasil untuk makin menunjang dan mengasah kemampuan anak-anak di pondok pesantren dan panti asuhan, Huawei Indonesia memberikan donasi CSR Ramadan berupa perangkat telekomunikasi dan penunjang kegiatan belajar mengajar.

Hal ini untuk dilakukan untuk meningkatkan minat dan kesadaran digital di lingkungan pendidikan Islam. Ada lima pondok pesantren (ponpes) dan sembilan panti asuhan yang menerima bantuan tersebut. Diantaranya Pesantren dan SMK Nurul Qolbi di Bekasi, Jawa Barat dan Panti Asuhan Yayasan Al Kahfi di Jakarta.

Secara keseluruhan ada 12 kota sasaran bantuan. Kota-kota tersebut di antaranya Makassar, Pontianak, Denpasar Pekanbaru, Jakarta, Bekasi, Bandung, Sumedang, Semarang, Surabaya, Palembang, dan Medan.

Acara ini sudah memasuki tahun kelima dalam penyelenggaraannya. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyambut bulan suci Ramadan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat terutama dalam hal penguasaan teknologi digital.

"Diharapkan dengan adanya penguasaan teknologi dapat membantu para santri menyiapkan diri menghadapi persaingan di era digital yang sangat dinamis. Karena Indonesia sedang dilanda krisis talenta digital," ujar Mohammad Rosidi, Director of ICT Strategy and Business Huawei Indonesia kepada SINDOnews.com di sela-sela acara di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2024) sore.

Melalui program “I Do Care”, Huawei terus berkontribusi terutama dalam pemanfaatan teknologi bagi semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan perempuan. Huawei Peduli – Ramadhan 1445 H berfokus menyebarkan kebaikan digital di kalangan santri dan pesantren melalui program Digisantri.

Melalui penyediaan perangkat telekomunikasi untuk kegiatan belajar mengajar, Huawei berupaya meningkatkan minat dan kesadaran digital di lingkungan pendidikan Islam dan pesantren memiliki peran penting sebagai motor transformasi digital di Indonesia.

Program Digisantri bertujuan meningkatkan kemampuan digital santri dan pesantren sehingga dapat beradaptasi terhadap pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan pemerintah ciptakan talenta digital Indonesia masih membutuhkan 9 juta talenta digital hingga 2030 mendatang.

Kebutuhan talenta digital bukan sekedar adaptasi untuk memasuki industri 4.0 akan tetapi bagaimana membekali Indonesia untuk tingkatkan ekonomi digital di Indonesia. Hal ini tentu menjadi tugas pemerintah dalam memberikan informasi, dukungan serta wadah kepada anak-anak muda.

“Saya ingin memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Huawei Indonesia yang telah memberikan ruang bagi para santri untuk bisa mengenal lebih jauh bagaimana dunia digital. Kedepannya menjadi langkah atau strategi yang paling tepat bagaimana kita membekali anak-anak kita dengan literasi digital," ujar Abdul Haris selalu Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI dalam kesempatan yang sama.

Alhasil untuk ke depan, literasi digital juga akan menjadi perhatian pemerintah. Karena literasi digital ini memiliki peran penting untuk membantu anak-anak memahami risiko yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi diri mereka.

Program Digisantri tahun ini merupakan bagian dari pengembangan “Golden Indonesia Digital Talent”. Upaya Huawei dalam melatih generasi muda untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman digital ini mendapat apresiasi dari Abetnego Tarigan, Deputi II Bidang Pembangunan Manusia, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia. Dia pun ikut mendorong semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan pendidikan di bidang teknologi digital.

“Mudah-mudahan dukungan seperti ini dapat memperkuat memperkuat kemampuan kita di teknologi digital tidak hanya sebagai pengguna tetapi juga bisa menjadi yang punya inovasi dan kreativitas," ucapnya.

Abetnego berharap Huawei bisa terus memberikan dukungan dan kontribusi dalam memperkuat kemampuan SDM Indonesia dalam menguasai teknologi digital, tidak hanya sebagai pengguna tetapi bisa menjadi produk inovasi dan meningkatkan kreativitas.

Sebagai informasi, Program Digisantri menjadi bagian dari kegiatan Huawei Peduli Ramadan 1445 H. Huawei Indonesia mengundang 100 santriwati dari pesantren di Jabodetabek untuk mengikuti panel diskusi Women in Tech bertema “Pemberdayaan Perempuan di Era Digital untuk Indonesia Maju.”

Diskusi ini membahas prespektif perempuan dalam teknologi dan bagaimana memberdayakan perempuan muda untuk menjadi pemimpin masa depan, serta melihat era digital sebagai cakrawala baru untuk mengekplorasi lebih lanjut.

Pada Huawei Peduli Ramadan 1445 H juga dilaksanakan pemberian donasi berupa perangkat telekomunikasi dan penunjang kegiatan belajar mengajar kepada Pesantren dan SMK Nurul Qolbi di Bekasi, Jawa Barat serta Panti Asuhan Yayasan Al Kahfi di Jakarta.

Selanjutnya penyerahan donasi untuk lima pondok pesantren dan sembilan panti asuhan di sembilan kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, dan Makassar. Selain itu dilaksanakan penyerahan hadiah untuk pemilihan Dai Cilik 2024.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi...
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Tampil Lebih Unggul dengan Kamera dan Durabilitas Ekstra
Telinga Makin Mahal:...
Telinga Makin Mahal: Membedah Janji Anti-Bising TWS Baru Huawei Seharga Rp2,9 Juta
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Rekomendasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved