Setop Berikan HP dan Tab ke Balita, Berdampak ke Kemampuan Bicara
Sabtu, 16 Maret 2024 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Tips agar Anak Tidak Kecanduan Gadget
Efek terbesar terjadi pada usia 36 bulan. Meski hanya diberi tambahan satu menit waktu layar - dibandingkan dengan mereka yang mengikuti pedoman Organisasi Kesehatan Dunia untuk waktu layar satu jam per hari pada usia tersebut ternyata berhubungan dengan pengurangan 6,6 kata dewasa yang diucapkan di sekitar anak.
Terjadi pula 4,9 kurangnya vokalisasi anak, dan 1,1 interaksi lebih sedikit antara orang tua dan anak. Kesimpulannya, anak perlu belajar bahasa secara keseluruhan dalam beberapa tahun pertama kehidupan mereka. Kondisi ini termasuk pencapaian luar biasa untuk perkembangan otak yang sedang berkembang, dan alat terbaik untuk belajar kosakata, yaitu dengan berbicara langsung dengan orang dewasa.
Tumbuh dalam lingkungan kaya bahasa terkait dengan perkembangan bahasa anak-anak yang lebih muda, perkembangan sosial dan emosional mereka, IQ mereka, dan bagaimana otak mereka berkembang.
Selain kata-kata, anak-anak belajar bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan semua cara non-verbal lainnya yang digunakan manusia untuk berkomunikasi. Perangkat elektronik melakukan pekerjaan yang bagus dalam menarik perhatian balita, tetapi mereka tidak memberikan kualitas pembelajaran yang sama seperti interaksi langsung dengan orang-orang nyata. Ilmuwan menyebutnya "technoference" ketika teknologi mengganggu interaksi antara orang tua dan anak.
Efek terbesar terjadi pada usia 36 bulan. Meski hanya diberi tambahan satu menit waktu layar - dibandingkan dengan mereka yang mengikuti pedoman Organisasi Kesehatan Dunia untuk waktu layar satu jam per hari pada usia tersebut ternyata berhubungan dengan pengurangan 6,6 kata dewasa yang diucapkan di sekitar anak.
Terjadi pula 4,9 kurangnya vokalisasi anak, dan 1,1 interaksi lebih sedikit antara orang tua dan anak. Kesimpulannya, anak perlu belajar bahasa secara keseluruhan dalam beberapa tahun pertama kehidupan mereka. Kondisi ini termasuk pencapaian luar biasa untuk perkembangan otak yang sedang berkembang, dan alat terbaik untuk belajar kosakata, yaitu dengan berbicara langsung dengan orang dewasa.
Tumbuh dalam lingkungan kaya bahasa terkait dengan perkembangan bahasa anak-anak yang lebih muda, perkembangan sosial dan emosional mereka, IQ mereka, dan bagaimana otak mereka berkembang.
Selain kata-kata, anak-anak belajar bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan semua cara non-verbal lainnya yang digunakan manusia untuk berkomunikasi. Perangkat elektronik melakukan pekerjaan yang bagus dalam menarik perhatian balita, tetapi mereka tidak memberikan kualitas pembelajaran yang sama seperti interaksi langsung dengan orang-orang nyata. Ilmuwan menyebutnya "technoference" ketika teknologi mengganggu interaksi antara orang tua dan anak.
Lihat Juga :