Apa Isi dalam Black Box Pesawat yang Jadi Petunjuk saat Kecelakaan

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Agar semakin terlindungi biasanya ditaruh di bagian ujung ekor pesawat. Bagian itu diketahui merupakan tempat yang paling kecil menerima dampak apabila pesawat jatuh. Black box juga dilengkapi dengan suar yang akan mengirimkan sinyal selama tiga puluh hari.

Setelah ditemukan, investigator membutuhkan waktu untuk menganalisa rekaman yang ada di Black Box. Biasanya diperlukan waktu setidaknya 10-15 hari untuk menganalisis data yang dipulihkan dari kotak hitam.

Sementara itu, penyidik akan mencari petunjuk lain seperti pencatatan dari personel pengatur lalu lintas udara dan rekaman percakapan Air Traffic Control (ATC) dan pilot beberapa saat sebelum kecelakaan.

Ini akan membantu tim investigasi memahami apakah pilot menyadari bahwa mereka berada dalam situasi yang mengarah pada kemungkinan kecelakaan. Jika memang iya, perlu diketahui apakah pilot sudah melaporkan masalah tersebut atau tidak.

Selain itu, penyelidik juga akan melihat berbagai perekam data di bandara, yang akan memberi tahu mereka tentang titik pendaratan yang tepat di landasan pacu dan kecepatan saat pesawat mendarat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved