Mantan Petinggi Boeing Ditemukan Tewas setelah Bongkar Kebobrokan Perusahaan
Rabu, 13 Maret 2024 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Barnett menyebut masalah pada sistem oksigen ini bisa menyebabkan satu dari empat masker oksigen di pesawat tidak akan berfungsi saat keadaan darurat. Dan dia mengatakan para pekerja gagal mengikuti prosedur yang dimaksudkan untuk melacak komponen di pabrik, sehingga menyebabkan komponen yang rusak hilang.
Dia juga mengungkap dalam beberapa kasus, suku cadang di bawah standar bahkan telah dikeluarkan dari tempat sampah dan dipasang pada pesawat yang sedang dibangun untuk mencegah penundaan pada jalur produksi. Meskipun semua tuduhan ini telah disangkal oleh pihak Boeing.
Barnett mengatakan dia telah memperingatkan para manajer mengenai kekhawatirannya, namun belum ada tindakan yang diambil. Boeing membantah pernyataannya, namun, tinjauan tahun 2017 oleh regulator AS, Federal Aviation Administration (FAA), membenarkan beberapa kekhawatiran Barnett.
Ditetapkan bahwa lokasi setidaknya 53 bagian yang "tidak sesuai" di pabrik tidak diketahui, dan dianggap hilang. Boeing diperintahkan untuk mengambil tindakan perbaikan. Mengenai masalah tabung oksigen, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pada tahun 2017 mereka telah mengidentifikasi beberapa botol oksigen yang diterima dari pemasok tidak digunakan dengan benar, namun mereka membantah bahwa ada satupun yang benar-benar dipasang di pesawat.
Setelah pensiun, Barnett memulai tindakan hukum jangka panjang terhadap perusahaan tersebut. Dia menuduh hal itu merendahkan karakternya dan menghambat karirnya karena masalah yang dia kemukakan namun sayang Barnett tewas diduga bunuh diri pada saat ia sedang berada di Charleston untuk wawancara hukum terkait kasus tersebut.
Dia juga mengungkap dalam beberapa kasus, suku cadang di bawah standar bahkan telah dikeluarkan dari tempat sampah dan dipasang pada pesawat yang sedang dibangun untuk mencegah penundaan pada jalur produksi. Meskipun semua tuduhan ini telah disangkal oleh pihak Boeing.
Barnett mengatakan dia telah memperingatkan para manajer mengenai kekhawatirannya, namun belum ada tindakan yang diambil. Boeing membantah pernyataannya, namun, tinjauan tahun 2017 oleh regulator AS, Federal Aviation Administration (FAA), membenarkan beberapa kekhawatiran Barnett.
Ditetapkan bahwa lokasi setidaknya 53 bagian yang "tidak sesuai" di pabrik tidak diketahui, dan dianggap hilang. Boeing diperintahkan untuk mengambil tindakan perbaikan. Mengenai masalah tabung oksigen, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pada tahun 2017 mereka telah mengidentifikasi beberapa botol oksigen yang diterima dari pemasok tidak digunakan dengan benar, namun mereka membantah bahwa ada satupun yang benar-benar dipasang di pesawat.
Setelah pensiun, Barnett memulai tindakan hukum jangka panjang terhadap perusahaan tersebut. Dia menuduh hal itu merendahkan karakternya dan menghambat karirnya karena masalah yang dia kemukakan namun sayang Barnett tewas diduga bunuh diri pada saat ia sedang berada di Charleston untuk wawancara hukum terkait kasus tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :