Komet Setan Akan Muncul saat Gerhana Matahari Total

Sabtu, 09 Maret 2024 - 08:30 WIB
loading...
Komet Setan Akan Muncul...
Komet setan berukuran raksasa dikenal sebagai 12P/Pons-Brooks. (Foto: Wion News)
A A A
JAKARTA - Fenomena gerhana matahari total pada 8 April 2024 mendatang akan semakin lengkap dengan kehadiran komet setan yang disinyalir akan menampakkan diri pada hari yang sama.

Komet berukuran raksasa ini yang dikenal sebagai 12P/Pons-Brooks, sedang menuju ke Bumi dan bisa muncul dengan sangat jelas, mungkin terlihat dengan mata telanjang jika meletus sebelum totalitas - fase ketika Matahari sepenuhnya terhalang.

Dengan lebar 10,5 mil (17 kilometer), komet setan mengikuti orbit elips mengelilingi matahari setiap 71 tahun. Diidentifikasi sebagai komet gunung es atau komet kriovulkanik, ia meletus secara berkala ketika radiasi matahari memicu retakan dalam kerangkanya yang berlapis es, memungkinkan kriomagma - campuran gas dan es - untuk memuntahkan diri ke ruang angkasa.

Dilansir dari Wion News, Sabtu (9/3/2024), coma komet, awan gas dan debu yang meliputi intinya, meningkat setelah letusan ini, memberikan komet penampilan yang lebih terang selama beberapa hari. Bulan Juli lalu menandai letusan pertama komet setan dalam 69 tahun, dan ia terus meletus secara teratur sejak saat itu.

Baca Juga: Dijuluki Megakomet, Ini Komet Terbesar Berukuran 137 Kilometer

Awalnya, komet setan menampilkan asimetri dalam coma yang memanjang, menyerupai tanduk. Hal ini membuat komet setan mendapat julukan demonic. Namun menariknya, letusan terbaru komet setan tidak menghasilkan pertunjukan asimetri yang begitu jelas.

Cahaya hijau yang dipancarkan oleh komet tersebut dikaitkan dengan konsentrasi tinggi dikenal sebagai dikarbon di coma dan ekornya, seperti yang telah ditunjukkan oleh gambar-gambar terbaru.

Baca Juga: Berkecepatan 20 Km Per Detik, Komet Setan Berukuran 3 Kali Gunung Everest Menuju Bumi

Komet setan kemungkinan akan terlihat pada tanggal 8 April 2024, hari yang sama dengan gerhana matahari total. Para pengamat langit di seluruh dunia telah disarankan untuk menggunakan kacamata pelindung mata, seperti kacamata gerhana berlisensi, selama fase parsialnya. Melihat langsung Matahari selama totalitas gerhana tanpa perlindungan mata yang tepat dapat menyebabkan kerusakan mata serius.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Rekomendasi
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved