Teknologi Unifikasi Data Makin Dibutuhkan Perusahaan dan Pemerintahan, Kenapa?

Kamis, 07 Maret 2024 - 01:13 WIB
loading...
Teknologi Unifikasi...
Teknologi Unifikasi Data . FOTO/ CNET
A A A
JAKARTA - Dalam era di mana data menjadi kekuatan utama, tantangan utama yang dihadapi oleh individu dan organisasi adalah integrasi dan pemahaman informasi yang terpisah-pisah. Solusi untuk mengatasi masalah ini muncul dalam bentuk unifikasi data, sebuah proses mengintegrasikan data dari berbagai sumber ke dalam platform terpadu.

BACA JUGA - Rapikan Data Bansos, Pemerintah Kebut Program Satu Data

Bachtiar Rifai, CEO Volantis Technology, perusahaan teknologi data berbasis di Yogyakarta, yang telah membantu lebih dari 200 organisasi perusahaan di berbagai sektor mengatasi tantangan transformasi digital, mengatakan makin ke sini perusahaan swasta dan pemerintahan makin cepat mengadopsi unifikasi data.

“Perkembangan unifikasi data makin cepat seiring dengan kemajuan teknologi, perubahan kebutuhan bisnis, pemerintahan, dan kesadaran yang meningkat tentang potensinya di masa depan,” kata Bachtiar dalam rilis yang diterima redaksi Rabu (6/5/2024).
Teknologi Unifikasi Data Makin Dibutuhkan Perusahaan dan Pemerintahan, Kenapa?

Ada sejumlah alasan kenapa adopsi teknologi unifikasi data di perusahaan swasta dan pemerintahan di seluruh dunia makin cepat.
Pertama, Bachtiar menyebutkan bahwa komputasi awan atau cloud menjadi kunci dalam perkembangan unifikasi data. Cloud memungkinkan pengembangan platform unifikasi data yang skalabel dan hemat biaya, memberikan organisasi repositori terpusat untuk data mereka. Selain itu, inovasi terkait kecerdasan buatan (AI) dan Machine Learning (ML) juga tumbuh seiring dengan kemajuan komputasi awan.

Konvergensi unifikasi data dan AI/ML, menurut Bachtiar juga membuka peluang baru. “Platform unifikasi data dapat menjadi landasan untuk melatih model AI dan ML, menghasilkan analisis yang lebih akurat dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Ini alasan perusahaan swasta dan pemerintahan di seluruh dunia makin mau belajar dan mengadopsi unifikasi data,” papar Bachtiar.

Perkembangan di bidang komputasi yang memungkinkan integrasi data secara real-time juga menjadi game changer. Teknologi In Memory, Pemrosesan Even, Message Queues, dan streaming data membuka peluang untuk integrasi data secara langsung, menghilangkan penundaan dalam akses dan analisis data.

Bachtiar menggarisbawahi pentingnya keamanan data dalam unifikasi data. Selama ini menurutnya, Volantis Technology mengutamakan tata kelola dan keamanan data dengan menerapkan framework yang kuat.
“Dalam konteks ini, pengalaman panjang Volantis Technology dalam memberikan solusi unifikasi data menjadi pembeda utama,” tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Keamanan Data Center...
Keamanan Data Center Tier IV dengan Service Level Agreement hingga 99,995%.
Google Membangun Pusat...
Google Membangun Pusat Data Tanpa Air untuk Pendinginan
Synology Hadirkan Teknologi...
Synology Hadirkan Teknologi Penyimpanan Data Baru Lebih Efisien
Menjawab Tantangan Keamanan...
Menjawab Tantangan Keamanan Data Perusahaan
Perkuat Integritas Data,...
Perkuat Integritas Data, Sekretaris BSKDN: Standar-Metadata Kunci Validitas dan Pembaruan Informasi
Rekomendasi
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Berita Terkini
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Infografis
2.361 Perusahaan di...
2.361 Perusahaan di Inggris Alami Kebangkrutan dan Lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved