Liontin Emas Berusia 3 Ribu Tahun Ditemukan di Yerussalem
Jum'at, 01 Maret 2024 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Para sarjana Alkitab dan arkeolog diyakini sangat ingin membuktikan bahwa ada orang-orang Feniks di Yerusalem selama era kuil pertama dan sebelumnya, karena hal itu akan memberikan kredit kepada catatan Alkitab tentang interaksi antara Raja Hiram dari Tirus dengan Raja Daud dan Raja Salomo.
Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Daud atau Salomo adalah kisah nyata. Bahkan sedikit yang mendukung klaim Alkitab bahwa Raja Hiram mengirim persediaan dan pekerja untuk membantu pembangunan kuil pertama di Yerusalem. Sementara Tirus adalah pusat budaya Feniks yang diyakini saat ini sebagai Lebanon.
Baca Juga: Ukraina Segera Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel
Liontin emas ini juga dapat mendukung teori bahwa ada perdagangan antara Feniks dan Yerusalem pada saat itu. Temuan sebelumnya dari area Ophel telah mengonfirmasi pengaruh budaya Feniks di Yerusalem selama periode kuil pertama.
Liontin emas Feniks dipamerkan sebagai bagian dari pameran King David and Solomon Discovered yang baru dibuka di Auditorium Armstrong di Edmond, Oklahoma, yang akan berlangsung hingga Januari 2025.
Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Daud atau Salomo adalah kisah nyata. Bahkan sedikit yang mendukung klaim Alkitab bahwa Raja Hiram mengirim persediaan dan pekerja untuk membantu pembangunan kuil pertama di Yerusalem. Sementara Tirus adalah pusat budaya Feniks yang diyakini saat ini sebagai Lebanon.
Baca Juga: Ukraina Segera Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel
Liontin emas ini juga dapat mendukung teori bahwa ada perdagangan antara Feniks dan Yerusalem pada saat itu. Temuan sebelumnya dari area Ophel telah mengonfirmasi pengaruh budaya Feniks di Yerusalem selama periode kuil pertama.
Liontin emas Feniks dipamerkan sebagai bagian dari pameran King David and Solomon Discovered yang baru dibuka di Auditorium Armstrong di Edmond, Oklahoma, yang akan berlangsung hingga Januari 2025.
(msf)
Lihat Juga :