Keistimewaan Formaldehida Bahan Kimia Pengawet Orang Mati dari Mars

Jum'at, 01 Maret 2024 - 07:25 WIB
loading...
Keistimewaan Formaldehida...
Formaldehida Bahan Kimia dari Mars. FOTO/ IFL Science
A A A
NEW YORK - Meskipun Mars sekarang tandus, para ilmuwan masih mencari tanda-tanda kehidupan di planet merah tersebut. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa formaldehida, bahan kimia yang biasa digunakan untuk mengawetkan orang mati, dapat memainkan peran penting dalam asal mula kehidupan di Mars.

BACA JUGA - Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova

Sebelumnya, para ilmuwan telah menunjukkan bahwa molekul-molekul yang diperlukan untuk kehidupan dapat terbentuk di Mars ketika planet itu masih basah. Namun, tidak diketahui apakah kehidupan benar-benar muncul di sana, atau apakah ada yang berhasil bertahan hidup.

Penelitian baru ini, yang dipimpin oleh Shungo Koyama dari Universitas Tohoku, menunjukkan bahwa formaldehida dapat menjadi bahan pembangun penting untuk kehidupan di Mars. Formaldehida (H2CO) adalah molekul sederhana yang dapat terbentuk dari karbon dioksida dan uap air, dua bahan yang berlimpah di Mars purba.

Formaldehida larut dalam air dan reaktif. Ketika diserap oleh lautan Mars, ia dapat bereaksi dengan amonia dan molekul sederhana lainnya untuk membentuk asam amino, gula, dan molekul lain yang dianggap penting secara biologis. Salah satu contohnya adalah ribosa, yang penting untuk pembentukan RNA.

Koyama dan timnya memperkirakan bahwa atmosfer Mars purba kaya akan karbon dioksida, hidrogen, dan karbon monoksida. Bahan-bahan ini, bersama dengan sinar matahari, dapat menghasilkan formaldehida yang kemudian turun ke laut.

Penelitian ini menunjukkan bahwa formaldehida, yang biasanya dikaitkan dengan kematian, dapat memainkan peran penting dalam awal kehidupan di Mars. Hal ini memberikan harapan baru bagi para ilmuwan yang mencari tanda-tanda kehidupan di planet merah tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved