Jaringan Pipa Terbengkalai di Laut Utara Siap Lepaskan Racun Berbahaya

Selasa, 27 Februari 2024 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Konvensi Minamata tentang Merkuri secara internasional memperingatkan bahwa peningkatan kadar merkuri pada mamalia laut seperti lumba-lumba, paus, dan anjing laut dapat menyebabkan kegagalan reproduksi, perubahan perilaku, dan bahkan kematian. Burung laut dan ikan predator besar, seperti tuna dan ikan todak, juga berisiko tinggi.

Lhiam Paton, peneliti di Institut Kimia Analitik Universitas Graz, yang menyoroti masalah polusi merkuri, menekankan bahwa sedikit saja kenaikan kadar merkuri di laut dapat berdampak signifikan pada hewan-hewan yang menduduki peringkat teratas dalam rantai makanan.

Laut Utara memiliki sekitar 27.000 km jaringan pipa gas, dan para ahli memperkirakan bahwa konsentrasi logam di laut dapat melonjak antara 3 persen hingga 160 persen di atas tingkat saat ini.

Berbeda dengan beberapa negara yang peraturannya mewajibkan penghapusan jaringan pipa setelah penghentian sumur minyak, perusahaan-perusahaan di Laut Utara diperbolehkan membiarkan jaringan pipa tersebut rusak.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved