Bangun Chipset Bebas Teknologi AS, Huawei Gelar Proyek Tashan

Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:54 WIB
loading...
A A A
Laman Giz China melaporkan, berdasarkan kabar dari blogger lokal, Huawei mengumumkan, proyek semikonduktornya akan dimulai dari akar di semua aspek. Selanjutnya, perusahaan secara resmi meluncurkan "Proyek Tashan" secara internal dan mengedepankan tujuan strategis yang jelas. Huawei harus memulai proyek semikonduktor tersebut guna mengatasai sanksi di lingkungan internasional.

Selain itu, Huawei bermaksud membangun pabrik chipnya sendiri, memproduksi sendiri produk chipset sirkuit terintegrasi, dan membangun pabrik pembuatan chip yang tidak menggunakan peralatan dan bahan Amerika. Rantai pasokan chip juga akan independen dan dapat dikontrol perusahaan.

Menurut kabar tersebut, Huawei telah mulai bekerja sama dengan beberapa perusahaan dan sedang bersiap untuk membangun jalur produksi chip 45nm tanpa teknologi Amerika. Menurut deadline, chipset 45nm akan siap pada akhir tahun. Huawei juga menjajaki kerja sama untuk membangun jalur produksi chip 28nm dengan teknologi independen.

Proyek semikonduktor Huawei ini akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan China. Daftar mitra pabrikan dalam membangun chipset cukup panjang, di antaranya:
- Mikroelektronika Shanghai
- Shenyang Xinyuan (CoreTech Micro)
- Shengmei
- Huachuang North
- Zimicro (Zhongwei)
- Shenyang Tujing
- Shenyang Zhongke
- Chengdu Nanko
- Hua Hai Qingke (Huahai Zero2)
- Beijing Zhongke Xin
- Shanghai CST (termasuk Wanye Enterprise)
- Zhongke Feidian (FlyTest)
- Shanghai RuiLi
- Shanghai Jingji (Elektronik Jingji)
- Ceyi HongYuan
- Zhongke Jinyuan
- QingYi Photoelectric

Banyak dari perusahaan atau perusahaan ini adalah perusahaan inti China. Sebagian besar perusahaan ini juga tidak memiliki kehadiran atau pengakuan internasional.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Segera Meluncur, HUAWEI...
Segera Meluncur, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dengan Studi Risiko Diabetes Pertama di Industri
Rekomendasi
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved