Ciptakan Listrik Murah, China Bangun Pembangkit Raksasa di Gurun

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:06 WIB
loading...
A A A
Selama beberapa dekade, Uni Eropa telah memanfaatkan kapasitas ekonominya, populasi yang padat, dan kelompok advokasi lingkungan untuk memimpin transisi ke energi hijau dan melawan perubahan iklim. Raksasa global seperti Siemens di Jerman dan Schneider Electric di Prancis telah mendorong kemajuan teknologi dan keahlian di sektor ini.

Tetapi setelah perbandingan yang cermat, tim Ma menemukan bahwa pembangkit listrik barat laut China telah melampaui UE dalam indikator inti penggunaan energi terbarukan, mencapai tingkat terdepan di dunia.

Baca Juga: Krisis Listrik China Bikin Bisnis Asing Kabur ke Negara Lain

Jika semua gurun di Bumi ditutupi dengan panel surya dan turbin angin, listrik yang dihasilkan akan melampaui kebutuhan manusia. Tetapi tantangan teknik membuat visi ini tidak praktis, yaitu mentransmisikan jumlah listrik yang besar di atas jarak yang jauh adalah hal yang menakutkan dan pembangkit tradisional tidak dapat menangani fluktuasi liar energi terbarukan.

Insinyur Cina telah berjuang menaklukkan tantangan ini. Pada tahun 2014, menurut makalah Ma, turbin angin memicu lonjakan listrik yang melakukan perjalanan sejauh 400 km, menyebabkan kekacauan.

Pertumbuhan China yang meledak dalam energi terbarukan dalam beberapa tahun terakhir telah memperparah masalah ini. Perubahan sinar matahari dan cuaca dapat menyebabkan fluktuasi kapasitas pasokan listrik hingga 50 gigawatt dalam sehari di grid barat laut – kesenjangan yang setara dengan gabungan listrik dari semua reaktor nuklir yang beroperasi di Prancis.

Untuk mengatasi tantangan ini, China telah membangun jalur transmisi arus searah ultra tegangan tinggi yang paling canggih di dunia, yang efektif mengurangi kerugian daya selama transmisi jarak jauh. Ilmuwan dan insinyur di China juga telah menggabungkan kecerdasan buatan untuk memungkinkan memprediksi kapasitas generasi hingga 10 hari ke depan dengan menganalisis jumlah besar data sensor. "Dalam kondisi cuaca yang stabil, akurasi prediksi sangat tinggi," tulis tim Ma dalam makalah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved