Ahli Geologi Yakin Samudra Atlantik Bisa Kembangkan Cincin Api Sendiri

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:09 WIB
loading...
Ahli Geologi Yakin Samudra...
Cincin Api Samudra Atlantik bisa berkembang sendiri. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Pergerakan benua diprediksi akan memasuki babak baru, di mana Atlantik beralih dari fase pertumbuhan ke fase kontraksi.

BACA JUGA - Samudra Atlantik Meluas, Ini Penyebabnya

Seperti dilansir dari IFL Science, para ahli geologi memperkirakan hal ini terjadi akibat pecahnya lempeng tektonik, yang akan memicu terbentuknya barisan gunung berapi di sepanjang garis pantai Afrika dan Iberia.

Sepertelama miliaran tahun, benua-benua di Bumi telah berulang kali menyatu dan terpecah. Hal ini diprediksi akan terus terjadi di masa depan.

Yang belum diketahui adalah kapan hal itu akan terjadi dan di mana benua-benua tersebut akan berkumpul, di Kutub Utara atau di ekuator.

Dr. João Duarte dari Universitas Lisbon memimpin tim yang meneliti pergerakan benua. Timnya memprediksi bahwa Atlantik akan mulai menutup dan zona subduksi baru akan terbentuk di sepanjang garis pantai yang berlawanan. Proses ini membutuhkan waktu puluhan juta tahun.

Cincin Api Atlantik diprediksi akan terbentuk akibat pecahnya lempeng tektonik. Lempeng samudra yang tua dan tebal akan sulit tertekuk dan patah, sehingga proses ini membutuhkan waktu lama.

Penelitian Dr. João Duarte menunjukkan bahwa Samudra Atlantik berpotensi mengembangkan "Cincin Api" sendiri di masa depan. Proses ini membutuhkan waktu puluhan juta tahun dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Penelitian ini membantu para ilmuwan memahami pergerakan benua dan memprediksi potensi bencana alam di masa depan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved