Apa Hebatnya Drone Robot THeMIS hingga Rusia Bikin Sayembara untuk Menangkapnya?
Senin, 19 Februari 2024 - 12:30 WIB
loading...
Rusia membuat sayembara berhadiah ratusan juta untuk menangkap drone robot darat THeMIS. (Foto: Defense News)
A
A
A
JAKARTA - Drone robot darat THeMIS tengah menjadi incaran militer Rusia. Mereka bahkan membuat sayembara bernilai ratusan juta rupiah untuk siapa saja yang berhasil menangkap kendaraan tempur ini dalam kondisi utuh.
Awalnya kendaraan tempur tak berawak buatan Estonia yang beroperasi di Ukraina ini dihargai 1 juta rubel atau sekitar USD11.000. Namun, belakangan Pusat Analisis Strategi dan Teknologi (CAST) Rusia menaikkan harganya menjadi dua kali lipat, yaitu 2 juta rubel atau sekitar Rp343 juta.
Dilansir dari Defense News, Senin (19/2/2024), harga tinggi ini muncul lantaran Rusia sangat menginginkan robot darat tersebut. Dengan menangkapnya, mereka akan mampu mempelajari teknologinya. Direktur CAST Rusia Ruslan Pukhov mengatakan, pertimbangan untuk menaikkan harga sayembara penangkapan THeMIS salah satunya datang dari badan intelijen Rusia.
THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System) merupakan kendaraan tempur yang dibuat oleh Milrem Robotics, anak perusahaan Edge Group. Hingga bulan lalu, Milrem telah mengirimkan 15 kendaraan tak berawak THeMIS ke pasukan Ukraina.
Baca Juga: Spesifikasi Lyut, Drone Darat Mirip Tank yang Dilengkapi Senapan Mesin
Meski tidak dirancang sebagai kendaraan lapis baja, namun THeMIS dibekali senapan mesin berat CIS 50MG. Selain untuk tempur, kendaraan ini juga bisa dimodifikasi untuk berbagai tujuan seperti evakuasi medis, relay komunikasi, pengiriman barang, anti tank platform, pemadam kebakaran, dan remote control weapon system platform.
Selain dioperasikan secara remote, THeMIS juga dapat bergerak secara otonom. Bobot UGV ini relatif ringan dengan berat kosong 700 kg dan kapasitas angkut 700 kg. Di bagian dapur pacu, THeMIS ditenagai dua baterai dan opsi sumber tenaga dari diesel elektrik drive. Kecepatan maksimum THeMIS dapat mencapai 50 km per jam. Dengan kapasitas baterai penuh, THeMIS dapat beroperasi hingga delapan jam.
Awalnya kendaraan tempur tak berawak buatan Estonia yang beroperasi di Ukraina ini dihargai 1 juta rubel atau sekitar USD11.000. Namun, belakangan Pusat Analisis Strategi dan Teknologi (CAST) Rusia menaikkan harganya menjadi dua kali lipat, yaitu 2 juta rubel atau sekitar Rp343 juta.
Dilansir dari Defense News, Senin (19/2/2024), harga tinggi ini muncul lantaran Rusia sangat menginginkan robot darat tersebut. Dengan menangkapnya, mereka akan mampu mempelajari teknologinya. Direktur CAST Rusia Ruslan Pukhov mengatakan, pertimbangan untuk menaikkan harga sayembara penangkapan THeMIS salah satunya datang dari badan intelijen Rusia.
THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System) merupakan kendaraan tempur yang dibuat oleh Milrem Robotics, anak perusahaan Edge Group. Hingga bulan lalu, Milrem telah mengirimkan 15 kendaraan tak berawak THeMIS ke pasukan Ukraina.
Baca Juga: Spesifikasi Lyut, Drone Darat Mirip Tank yang Dilengkapi Senapan Mesin
Meski tidak dirancang sebagai kendaraan lapis baja, namun THeMIS dibekali senapan mesin berat CIS 50MG. Selain untuk tempur, kendaraan ini juga bisa dimodifikasi untuk berbagai tujuan seperti evakuasi medis, relay komunikasi, pengiriman barang, anti tank platform, pemadam kebakaran, dan remote control weapon system platform.
Selain dioperasikan secara remote, THeMIS juga dapat bergerak secara otonom. Bobot UGV ini relatif ringan dengan berat kosong 700 kg dan kapasitas angkut 700 kg. Di bagian dapur pacu, THeMIS ditenagai dua baterai dan opsi sumber tenaga dari diesel elektrik drive. Kecepatan maksimum THeMIS dapat mencapai 50 km per jam. Dengan kapasitas baterai penuh, THeMIS dapat beroperasi hingga delapan jam.
Lihat Juga :