Kreatif! Petani India Temukan Cara Lawan Drone, Gunakan Layang-Layang

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:08 WIB
loading...
A A A
"Banyak dari pengunjuk rasa kami adalah mantan prajurit dan terlatih untuk menangani rintangan seperti itu," kata Sarvan Singh Pandher, yang memimpin salah satu dari 200 serikat petani yang berpartisipasi dalam protes.

"Kami mencari pengakuan terhadap tuntutan kami atau izin untuk melanjutkan ke Delhi, yang keduanya merupakan hak demokratis kami," tambahnya.

Selain menjatuhkan kapsul gas air mata melalui drone dan membangun dinding beton besar dan pagar berduri kawat konserina tinggi di jalan raya Delhi, polisi menggunakan perangkat yang mengeluarkan suara sangat keras untuk membingungkan para pengunjuk rasa. Mereka juga melapisi jalan dengan pelumas untuk mencegah kendaraan dan kuda.

Baca Juga: Misterius, Drone-Drone Ukraina Berjatuhan Sendiri di Medan Tempur

Polisi juga menggali lubang besar dengan jarak teratur di jalan samping yang mengelilingi jalan raya ke ibu kota dan, di sebagian tempat, menanam paku tajam untuk mencegah semua pergerakan kendaraan.

Protes ini, yang terjadi dua tahun setelah aksi duduk selama setahun oleh petani di perbatasan Delhi yang berakhir pada November 2021, bertujuan untuk mendapatkan harga dukungan minimum yang dijamin untuk 23 hasil pertanian, penghapusan utang, dan pensiun di antara konsesi lainnya.

Para petani mengklaim pemerintah yang dipimpin oleh partai nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi telah menyetujui tuntutan mereka pada tahun 2021, tetapi gagal melaksanakan salah satunya. Mereka mengatakan hal ini telah memaksa untuk memulai kembali agitasi, menjelang pemilihan umum yang akan datang, di mana petani adalah kelompok pemilih yang berpengaruh. Sementara itu, pembicaraan antara menteri pemerintah dan pemimpin serikat petani untuk mengakhiri kebuntuan terus berlanjut.

Perang Drone Rusia Vs Ukraina


Protes para petani di India seolah menampar Rusia dan Ukraina yang berlomba menciptakan drone-drone canggih dan menghadirkan sistem persenjataan penangkal drone. Militer Ukraina bahkan membentuk divisi khusus drone.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved