Jantung Komputasi Spasial Pertama di Dunia Diperkenalkan

Senin, 12 Februari 2024 - 07:22 WIB
loading...
Jantung Komputasi Spasial...
Jantung Komputasi Spasial Pertama . FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Model jantung komputasi spasial pertama di dunia diperkenalkan untuk dapat membantu mendiagnosis dan mengobati serangan jantung pada wanita dengan lebih akurat.

BACA JUGA - Perbedaan Gejala Henti Jantung, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung

Sebuah tim peneliti dari Universitas Stanford telah mengembangkan model jantung komputasi spasial pertama di dunia yang dapat mensimulasikan aliran darah di seluruh organ.

Model ini dapat membantu dokter untuk lebih memahami dan mendiagnosis serangan jantung pada wanita, yang seringkali memiliki gejala yang berbeda dari pria.

Seperti dilansir dari IFL Science, Senin (12/2/2024), serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung terhambat. Hal ini dapat disebabkan oleh penyumbatan arteri koroner, yang memasok darah ke jantung.

Gejala serangan jantung pada pria biasanya termasuk nyeri dada, sesak napas, dan mual. Namun, wanita sering mengalami gejala yang lebih tidak spesifik, seperti kelelahan, sakit punggung, dan nyeri rahang.

Model jantung komputasi spasial baru ini dapat membantu dokter untuk lebih memahami bagaimana aliran darah terhambat pada wanita selama serangan jantung.

Hal ini dapat membantu mereka untuk mendiagnosis dan mengobati serangan jantung pada wanita dengan lebih akurat.

Model ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan obat dan terapi baru untuk serangan jantung. Para peneliti berharap bahwa model ini dapat membantu untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup wanita yang mengalami serangan jantung.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved