Misterius, Drone Canggih Senilai Rp59 Miliar Hilang di Antartika
Sabtu, 03 Februari 2024 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Gawat! Gunung Es Antartika Terbelah Dua
Namun, kali ini drone selam tersebut tidak muncul ke permukaan seperti yang seharusnya. "Saat ini baterai Ran sudah mati. Yang kita tahu hanyalah ada sesuatu yang tidak terduga terjadi di bawah es dan kemudian ada sesuatu yang mencegahnya keluar," ujar Anna Wahlin.
Tim peneliti kini tidak berharap dapat menemukan kembali Ran, yang bisa berada di mana saja di bawah hamparan es nan luas. Ran hanya memiliki masa pakai baterai selama 36 jam. Ia dapat menyelam di bawah es setebal 650 hingga 1.640 kaki. Drone ini adalah teknologi vital bagi ilmuwan untuk mempelajari kenaikan permukaan laut.
![Misterius, Drone Canggih Senilai Rp59 Miliar Hilang di Antartika]()
Gletser Doomsday atau gletser Thwaites sangat tebal sehingga jika meleleh dan runtuh, tingkat laut global bisa naik lebih dari dua kaki. Gletser ini adalah yang terlebar di Bumi, membentang lebih dari 74.000 mil persegi. Ukurannya bahkan lebih besar dari Florida.
Namun, kali ini drone selam tersebut tidak muncul ke permukaan seperti yang seharusnya. "Saat ini baterai Ran sudah mati. Yang kita tahu hanyalah ada sesuatu yang tidak terduga terjadi di bawah es dan kemudian ada sesuatu yang mencegahnya keluar," ujar Anna Wahlin.
Tim peneliti kini tidak berharap dapat menemukan kembali Ran, yang bisa berada di mana saja di bawah hamparan es nan luas. Ran hanya memiliki masa pakai baterai selama 36 jam. Ia dapat menyelam di bawah es setebal 650 hingga 1.640 kaki. Drone ini adalah teknologi vital bagi ilmuwan untuk mempelajari kenaikan permukaan laut.

Gletser Doomsday atau gletser Thwaites sangat tebal sehingga jika meleleh dan runtuh, tingkat laut global bisa naik lebih dari dua kaki. Gletser ini adalah yang terlebar di Bumi, membentang lebih dari 74.000 mil persegi. Ukurannya bahkan lebih besar dari Florida.
Lihat Juga :