Microsoft Sebut Aturan App Store Apple Menghambat Inovasi

Rabu, 31 Januari 2024 - 07:32 WIB
loading...
Microsoft Sebut Aturan App Store Apple Menghambat Inovasi
Microsoft Sebut Aturan App Store. FOTO/ DAILY
A A A
CUPERTINO - Microsoft mengkritik keras aturan App Store baru Apple. Aturan tersebut mengharuskan pengembang untuk meminta persetujuan dari Apple sebelum menggunakan API tertentu untuk mengakses data perangkat pengguna.



Seperti dilansir dari The VergeMicrosoft mengatakan bahwa aturan tersebut akan "menghambat inovasi dan persaingan". Perusahaan berpendapat bahwa aturan tersebut akan membuat lebih sulit bagi pengembang untuk membuat aplikasi yang inovatif dan bermanfaat.

Microsoft juga mengatakan bahwa aturan tersebut akan menguntungkan Apple secara tidak adil. Perusahaan berpendapat bahwa aturan tersebut akan membuat Apple lebih sulit untuk bersaing dengan platform lain, seperti Android.

Berikut adalah pernyataan lengkap dari Microsoft:

"Aturan App Store baru Apple adalah langkah ke arah yang salah. Aturan tersebut akan menghambat inovasi dan persaingan, dan menguntungkan Apple secara tidak adil.

Aturan tersebut akan membuat lebih sulit bagi pengembang untuk membuat aplikasi yang inovatif dan bermanfaat. Misalnya, aturan tersebut akan membuat lebih sulit bagi pengembang untuk membuat aplikasi yang menggunakan data perangkat untuk menyediakan pengalaman yang lebih disesuaikan bagi pengguna.

Aturan tersebut juga akan menguntungkan Apple secara tidak adil. Aturan tersebut akan membuat Apple lebih sulit untuk bersaing dengan platform lain, seperti Android.

Kami mendesak Apple untuk mempertimbangkan ulang aturan ini. Kami percaya bahwa aturan yang lebih adil dan pro-kompetisi akan lebih bermanfaat bagi pengguna, pengembang, dan industri secara keseluruhan."

Microsoft bukanlah satu-satunya perusahaan yang mengkritik aturan App Store baru Apple. Perusahaan-perusahaan lain, termasuk Epic Games dan Spotify, juga telah mengkritik aturan tersebut.

Apple belum memberikan tanggapan atas kritik dari Microsoft dan perusahaan-perusahaan lain.
(wbs)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2364 seconds (0.1#10.140)