Kehebatan DragonFire, Senjata Laser Pembunuh Drone Milik Inggris
Senin, 22 Januari 2024 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
"Jenis senjata canggih ini memiliki potensi untuk merevolusi medan pertempuran dengan mengurangi ketergantungan pada amunisi mahal, sambil juga mengurangi risiko kerusakan bersama," kata Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapp.
DragonFire pemakaiannya cukup efisien, hanya 12,70 dollar AS atau setara dengan Rp204 ribu. Menilik efisiensi biaya serta kekuatan, Angkatan Darat maupun Angkatan Laut Kerajaan Inggris sedang mempertimbangkan penggunaan DragonFire sebagai bagian dari langkah-langkah pertahanan udara masa depan mereka.
Laser ini hasil kerjasama antara Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan MoD (Dstl) dan beberapa mitra industri Inggris. Inggris mengumumkan tembakan kekuatan tinggi statis pertama senjata laser ini pada November 2022. Pada saat itu, sistem tersebut telah menunjukkan kemampuannya untuk melacak target udara dan laut dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.
Baca Juga: Kalina, Senjata Laser Baru Rusia untuk Lumpuhkan Satelit Asing
"Percobaan ini telah membuat kita mengambil langkah besar dalam merealisasikan peluang-peluang potensial dan memahami ancaman yang ditimbulkan oleh senjata energi terarah," kata Paul Hollinshed, kepala Dstl.
DragonFire pemakaiannya cukup efisien, hanya 12,70 dollar AS atau setara dengan Rp204 ribu. Menilik efisiensi biaya serta kekuatan, Angkatan Darat maupun Angkatan Laut Kerajaan Inggris sedang mempertimbangkan penggunaan DragonFire sebagai bagian dari langkah-langkah pertahanan udara masa depan mereka.
Laser ini hasil kerjasama antara Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan MoD (Dstl) dan beberapa mitra industri Inggris. Inggris mengumumkan tembakan kekuatan tinggi statis pertama senjata laser ini pada November 2022. Pada saat itu, sistem tersebut telah menunjukkan kemampuannya untuk melacak target udara dan laut dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.
Baca Juga: Kalina, Senjata Laser Baru Rusia untuk Lumpuhkan Satelit Asing
"Percobaan ini telah membuat kita mengambil langkah besar dalam merealisasikan peluang-peluang potensial dan memahami ancaman yang ditimbulkan oleh senjata energi terarah," kata Paul Hollinshed, kepala Dstl.
Lihat Juga :