Bencana Alam Besar Diprediksi Terjadi pada 2024, Jam Kiamat Siap Disetel Ulang

Minggu, 21 Januari 2024 - 09:46 WIB
loading...
Bencana Alam Besar Diprediksi...
Jam Kiamat Siap Disetel Ulang pada 23 Januari 2024 tengah malam nanti. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Sekelompok Ilmuwan Atom akan menyetel ulang Jam Kiamat (Dommsday)pada tanggal 23 Januari 2024, bahkan jauh sebelumnya peramal Baba Vanga menyakini 2024 akan dihiasi bencana alam besar.

BACA JUGA - Jam Kiamat Disetel Ulang, Penduduk Bumi Diminta Waspada

Seperti dilansir dari Daily Start, Minggu (23/1/2024), jam Kiamat adalah simbol yang mengukur seberapa dekat umat manusia dengan kehancuran global.

Jarum jam diposisikan di tengah malam, dan semakin dekat jarum jam dengan tengah malam, semakin dekat umat manusia dengan kehancuran.

Pada tahun 2023, jarum Jam Kiamat digeser 10 detik lebih dekat ke tengah malam, menjadi 90 detik hingga tengah malam. Ini adalah waktu terdekat yang pernah ada untuk kehancuran global.

Ada beberapa faktor yang berkontribusi pada keputusan untuk menggeser jarum Jam Kiamat ke 90 detik hingga tengah malam. Faktor-faktor tersebut termasuk:

Krisis iklim: Perubahan iklim adalah ancaman yang semakin nyata bagi umat manusia. Pemanasan global menyebabkan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Perang nuklir: Ketegangan nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia terus meningkat. Perang nuklir akan menjadi bencana global yang akan menyebabkan kematian dan kehancuran yang luas.

Teknologi disruptif: Teknologi disruptif, seperti kecerdasan buatan dan senjata pemusnah massal, menghadirkan potensi ancaman baru bagi umat manusia.

Bagaimana waktu Jam Kiamat pada tahun 2024 akan mempengaruhi dunia masih harus dilihat. Namun, jelas bahwa dunia berada dalam bahaya yang signifikan.

Untuk mengurangi risiko bencana global, penduduk Bumi perlu melakukan aksi perubahan iklim: Kita perlu mengurangi emisi gas rumah kaca untuk mencegah perubahan iklim yang lebih parah.

Mendorong perdamaian dan non-proliferasi nuklir: Kita perlu bekerja untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan mengurangi penyebaran senjata nuklir.

Mengembangkan teknologi yang bertanggung jawab: Kita perlu mengembangkan teknologi yang aman dan berkelanjutan.

Dengan mengambil tindakan untuk mengurangi risiko bencana global, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi umat manusia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Misteri Berusia 5.000...
Misteri Berusia 5.000 Tahun, Mengapa Jam Memiliki 60 Menit?
Jam Antarplanet untuk...
Jam Antarplanet untuk Mengukur Waktu di Alam Semesta Diciptakan
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Rekomendasi
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Bencana Alam dan Gelombang...
Bencana Alam dan Gelombang Panas Jadi Peringatan Dekatnya Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved