Manusia Modern Pertama Tiba di China 45.000 Tahun Lalu

Jum'at, 19 Januari 2024 - 21:43 WIB
loading...
Manusia Modern Pertama...
Manusia Modern Pertama di China. FOTO/ Acient
A A A
BEIJING - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada tanggal 17 Januari 2024 menunjukkan bahwa manusia modern pertama kali tiba di China 45.000 tahun lalu.

BACA JUGA - Gigi Manusia Purba Berusia Jutaan Tahun Ditemukan

Penelitian ini didasarkan pada analisis fosil gigi yang ditemukan di situs gua Xiamabei di provinsi Henan, China.

Fosil gigi tersebut milik seorang individu yang diperkirakan berusia sekitar 45.000 tahun. Gigi tersebut memiliki karakteristik yang mirip dengan gigi manusia modern, seperti mahkota yang tinggi dan akar yang pendek.

Hal ini menunjukkan bahwa individu tersebut adalah seorang manusia modern, bukan manusia Neanderthal atau Denisovan.

Penemuan ini menggeser pemahaman kita tentang sejarah migrasi manusia modern ke Asia. Sebelumnya, para ahli percaya bahwa manusia modern tiba di China sekitar 30.000 tahun lalu.

Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia modern tiba di China lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, dan kemungkinan besar mereka bermigrasi dari Afrika melalui Asia Barat.

Penemuan ini juga memiliki implikasi penting bagi pemahaman kita tentang evolusi manusia.

Fosil gigi tersebut menunjukkan bahwa manusia modern telah berevolusi menjadi spesies yang berbeda dari Neanderthal dan Denisovan setidaknya 45.000 tahun yang lalu.

Hal ini menunjukkan bahwa proses evolusi manusia modern mungkin telah dimulai lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Penemuan ini masih perlu diverifikasi oleh penelitian lebih lanjut. Namun, penemuan ini merupakan langkah penting dalam pemahaman kita tentang sejarah migrasi manusia modern dan evolusi manusia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
Chip AI Jadi Senjata...
Chip AI Jadi Senjata China untuk Melawan AS Terkait Tarif Impor Baru
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
Peta Geologi Bumi dengan...
Peta Geologi Bumi dengan Lempeng Tektonik Terbaru Diterbitkan
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
Beragam Respons Soal...
Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China
Rekomendasi
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
Jalur Gentong Tasikmalaya...
Jalur Gentong Tasikmalaya Arah Bandung Macet, Antrean Kendaraan Capai 10 Kilometer
Pangeran Harry Tanggapi...
Pangeran Harry Tanggapi Tuduhan Pelecehan dan Bullying: Kebenaran Akan Terungkap!
Berita Terkini
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
3 jam yang lalu
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
5 jam yang lalu
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
9 jam yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
9 jam yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
9 jam yang lalu
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
10 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved