Kelelawar Buah, Kunci Obat Penyembuh Diabetes

Sabtu, 13 Januari 2024 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Diabetes dapat menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan, termasuk gagal ginjal, serangan jantung, kebutaan, stroke, dan amputasi anggota tubuh. Dengan diabetes, tubuh manusia tidak dapat memproduksi atau mendeteksi insulin, menyebabkan masalah dalam mengontrol gula darah. "Tetapi kelelawar buah memiliki sistem genetik yang mengontrol gula darah tanpa kegagalan. Kami ingin belajar dari sistem itu untuk membuat terapi insulin atau sensor gula yang lebih baik untuk manusia," kata Ahituv.

Tim Ahituv fokus pada evolusi pankreas kelelawar dalam mengontrol gula darah , dan ginjal. Mereka menemukan pankreas kelelawar buah, dibandingkan dengan pankreas kelelawar pemakan serangga, memiliki sel-sel penghasil insulin ekstra serta perubahan genetik untuk membantu pemrosesan jumlah gula yang besar. Ginjal kelelawar buah telah beradaptasi untuk memastikan bahwa elektrolit penting akan disimpan dari makanan berair mereka. "Perubahan kecil pada huruf tunggal DNA membuat diet ini dapat diterima oleh kelelawar buah," kata Wei Gordon, PhD, co-penulis pertama makalah tersebut.

"Kita perlu memahami metabolisme gula tinggi seperti ini untuk membuat kemajuan membantu satu dari tiga orang Amerika yang memiliki prediabetes."

Setelah tidur selama 20 jam setiap hari, kelelawar buah bangun selama empat jam untuk memakan buah. Kemudian kembali ke tempat peristirahatan.

Baca Juga: Obat Diabetes yang Biasa Diresepkan Dokter, Ini Daftarnya!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Keunikan Macan Tutul,...
Keunikan Macan Tutul, Elang Jawa, dan Lutung Jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Riset WHO: Lebih dari...
Riset WHO: Lebih dari 7,2 Juta Orang Berisiko Tenggelam pada 2050
WHO Pastikan Ponsel...
WHO Pastikan Ponsel Tidak Menyebabkan Kanker, Ini Riset Ilmiahnya
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Inovasi Terbaru Novo...
Inovasi Terbaru Novo Nordisk untuk Diabetes Tipe 2 Disetujui FDA AS
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Rekomendasi
Swiss vs Kolombia Tanpa...
Swiss vs Kolombia Tanpa Gol di Waktu Normal, Lanjut Extra Time
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Infografis
Syarat Penderita Diabetes...
Syarat Penderita Diabetes Diperbolehkan untuk Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved