Spesifikasi Kapal Perang Inggris HMS Richmond yang Dikirim ke Laut Merah

Kamis, 11 Januari 2024 - 22:18 WIB
loading...
Spesifikasi Kapal Perang...
Spesifikasi Kapal Perang Inggris HMS Richmond. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Kapal Perang Inggris, HMS Richmond kabarnya akan dikerahkan ke Laut Merah di tengah meningkatnya gelombang serangan terhadap kapal dagang oleh pasukan Houthi yang disokong Iran.

BACA JUGA - Latihan Perang, Iran Merudal Kapal Perang Sendiri

Dilansir dari Daily Mail, Inggris akan mengirimkan kapal perang baru ke Laut Merah untuk melindungi diri di tengah rentetan serangan baru-baru ini terhadap kapal komersial.

HMS Richmond nantinya akan ditempatkan untuk melindungi kapal dagang menyusul pernyataan kelompok Houthi yang akan menargetkan kapal sipil komersial yang memasuki atau meninggalkan Israel di Laut Merah.

Spesifikasi Kapal Perang Inggris HMS Richmond


HMS Richmond merupakan kapal fregat tipe 23 milik Royal Navy. Kapal ini merupakan kapal perang terakhir yang dibuat oleh perusahaan kapal terkenal Swan Hunter Shipbuilders.

Kapal yang diluncurkan pada tahun 1993 ini memulai pelayaran pertamanya pada tahun 1994. Telah beberapa kali kapal ini mengikuti misi penting, salah satunya adalah bergabung dengan skuadron multinasional NATO Standing Naval Force Mediterranean di tahun 2001.

Kapal ini ditenagai oleh empat generator diesel MTU 12V4000 M53 kapasitas 1.650 kilowatt dan dua motor listrik GEC yang menghasilkan 2980 kW.

Dengan mesin tersebut, HMS Richmond mampu melaju dengan kecepatan lebih dari 52 kilometer per jam. Untuk jangkauannya kapal ini dapat menjangkau 14.000 km dengan kecepatan 28 kilometer per jam.

Untuk dimensinya, kapal ini memiliki panjang 133 meter, dengan lebar mencapai 16,1 meter, dan kedalaman atau syarat air sedalam 7,3 meter.

Sebagai kapal perang, HMS Richmond dipersenjatai dengan rudal anti air, rudal anti kapal, rudal anti kapal selam, dan beberapa jenis senapan otomatis.

Itulah spesifikasi dari HMS Richmond yang bakal dikerahkan ke Laut Merah untuk menjaga keamanan kapal dagang dari serangan kelompok militan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved