Begini Pandangan Ahli Astrofisika tentang Proses Kiamat

Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:38 WIB
loading...
Begini Pandangan Ahli...
Ahli astrofisika membenarkan bahwa kiamat akan terjadi di tata surya. Hanya mereka tidak bisa memastikan bagaimana proses dari akhir dunia ini. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ilmuwan tahu bagaimana dunia akan berakhir. Matahari akan kehabisan bahan bakar dan memasuki fase raksasa merahnya. Semburan panas terakhirnya akan meluas dan menelan planet-planet terdekat, meninggalkan Bumi menjadi batu yang hangus dan tak bernyawa. Planet kita diramalkan memiliki sisa waktu sekitar lima miliar tahun. (Baca juga: Chipset Qualcomm Snapdragon Hadapi Masalah Keamanan Serius )

Dengan gambaran yang suram ini, ahli astrofisika teoretis Katie Mack memulai bukunya tentang akhir alam semesta -prospek yang jauh lebih tidak pasti. Ahli kosmologi umumnya melihat ke belakang, karena semua bukti yang dapat mereka periksa dengan teleskop masih jauh dan menyangkut hal-hal yang terjadi di masa lalu. Menggunakan gerakan bintang dan galaksi yang jauh untuk memprediksi kemungkinan masa depan melibatkan lebih banyak spekulasi.

Di tangan Mack, spekulasi ini menjadi cerita yang menarik. Manusia, tulisnya, adalah "spesies yang berada di antara kesadaran akan ketidakberartian utama manusia dan kemampuan untuk menjangkau jauh melampaui kehidupan duniawi, ke dalam kehampaan, untuk memecahkan misteri paling mendasar dari kosmos".

Nature.com menyebutnya komunikator berbakat fisika kompleks, dan hasrat serta keingintahuan tentang astronomi yang membuatnya menjadi pembicara populer.

Mack memulainya dari awal, dengan Big Bang. Yang terjadi selanjutnya adalah inflasi -periode ekspansi yang cepat. Kemudian, struktur materi gelap terbentuk dan blok penyusun bintang, planet, kehidupan, dan galaksi berkumpul. Saat ini, energi gelap, yang diperkirakan meliputi alam semesta, entah bagaimana melawan gaya gravitasi untuk terus mendorong ekspansi.

Nasib alam semesta bergantung pada apakah perluasan itu akan berlanjut, dipercepat atau mundur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
Rekomendasi
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Norwegia Luncurkan Bunker...
Norwegia Luncurkan Bunker Kiamat SGSV Bisa Tampung 14.000 Benih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved