Waspada! Email Phishing dengan Kode QR Marak di Awal 2024

Senin, 08 Januari 2024 - 17:00 WIB
loading...
Waspada! Email Phishing...
Email tipikal semacam ini berisi pemberitahuan yang mengatakan bahwa kata sandi akun Anda akan segera kedaluwarsa, setelah itu Anda akan kehilangan akses ke email. Foto: Kaspersky
A A A
JAKARTA - 2024 baru bergulir sepekan, tapi beragam bentuk phishing baru sudah merajalela. Modus paling anyar adalah email dengan kode QR.

Ada semakin banyak kasus di mana pengguna menerima email yang tampaknya berasal dari perusahaan besar (misalnya, Microsoft atau layanan cloud Office 365) yang berisi kode QR.

Isi email ini berisi ajakan mencurigakan: singkatnya, pindai kode QR untuk mengakses ke akun Anda.

Berawal dari Penggantian Kata Sandi

Email tipikal semacam ini berisi pemberitahuan yang mengatakan bahwa kata sandi akun Anda akan segera kedaluwarsa, setelah itu Anda akan kehilangan akses ke email, sehingga kata sandi harus diubah dan diperlukan pemindaian kode QR di email dan mengikuti instruksinya.

Kata sandi harus diatur ulang dengan memindai kode QR

Email lain mungkin memperingatkan penerima bahwa “sesi pengautentikasi telah berakhir hari ini”.

Untuk menghindari hal ini, pengguna disarankan untuk “segera memindai Kode QR di bawah ini dengan ponsel cerdas Anda untuk mengautentikasi ulang keamanan kata sandi Anda”. Jika tidak, akses ke kotak surat bisa hilang.

Jelas sekali, pengirim ingin mencoba mengelabui pengguna yang tidak waspada. Mereka juga mungkin berharap penerima sudah familiar dengan aplikasi autentikator — yang memang menggunakan kode QR.

Apa yang terjadi jika Anda memindai kode QR di email

Tautan dalam kode QR membawa Anda ke replika halaman login Microsoft yang cukup meyakinkan. Detail yang menarik adalah beberapa tautan phishing dalam kode QR mengarah ke sumber daya IPFS.

IPFS (InterPlanetary File System) adalah protokol komunikasi untuk berbagi file yang memiliki banyak kesamaan dengan torrent. Ini memungkinkan Anda mempublikasikan file apa pun di internet tanpa registrasi domain, hosting, atau komplikasi lainnya.

Dengan kata lain, halaman phishing terletak langsung di komputer pelaku phishing dan dapat diakses melalui tautan melalui gateway IPFS khusus.

Phisher menggunakan protokol IPFS karena lebih mudah dipublikasikan dan lebih sulit menghapus halaman phishing dibandingkan memblokir situs web berbahaya “biasa”. Dengan demikian, tautannya akan bertahan lebih lama.

Cara mencegah kode QR phishing

“Jika Anda menerima email yang meminta untuk mengkonfirmasi sesuatu, atau masuk ke akun, atau mengatur ulang kata sandi, atau melakukan tindakan serupa, dan email ini hanya berisi kode QR, Anda mungkin berurusan dengan penipuan,” komentar Roman Dedenok, pakar keamanan di Kaspersky.

Lalu, apa yang harus dilakukan? “Anda dapat mengabaikan dan menghapus email tersebut dengan aman,”bebernya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kode QR Terkecil di...
Kode QR Terkecil di Dunia hanya Bisa Dibaca dengan Mikroskop Elektron
Nyaris 3.000 Perusahaan...
Nyaris 3.000 Perusahaan Indonesia Diserang Hacker Tiap Hari, Penyebabnya Sepele!
Indonesia Darurat Siber!...
Indonesia Darurat Siber! Ketika Ransomware, Phishing, dan DDoS Jadi Menu Harian, Apa yang Harus Dilakukan?
Jebakan di Balik Layar...
Jebakan di Balik Layar Kaca: 7 Juta Akun Streaming Jadi Dagangan, Puluhan Akun Disney+ Indonesia Ikut Jadi Korban
Melindungi Pahlawan...
Melindungi Pahlawan Jalanan: Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Bersatu Padu Hadirkan Paket Swadaya Aman
Ransomware: Ancaman...
Ransomware: Ancaman Nyata di 2025, Bagaimana Organisasi di Indonesia Melindungi Diri?
Waspada Phishing: Belajar...
Waspada Phishing: Belajar dari Konflik Siber Iran–Israel
Cegah Barang Palsu dan...
Cegah Barang Palsu dan Narkoba, BPKN Dorong Integrasi Bank Data Produk Berbasis QR
2 WNA China Pengendali...
2 WNA China Pengendali Sindikat Phishing E-Tilang Palsu Diburu
Rekomendasi
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved