Bawa Abu Kremasi Manusia, Pesawat Komersil Pertama ke Bulan Diluncurkan
Senin, 08 Januari 2024 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Barang milik NASA yang dibawa pesawat Peregrine adalah instrumen-instrumen pengumpul data untuk membantu menggambarkan lingkungan lokal di Bulan. Selain itu, Peregrine juga membawa muatan untuk Agencia Espacial Mexicana (AEM), Badan Antariksa Meksiko, untuk misi ilmu pengetahuan. Armada lima rover mini AEM, masing-masing berukuran kurang dari 5 inci lebar, akan menjadi instrumen ilmu pengetahuan Amerika Latin pertama yang mencapai permukaan bulan. Rover Iris dari Carnegie Mellon University juga akan naik pesawat Peregrine, guna mengambil foto yang akan dikirimkan kembali ke Bumi.
Kemudian German Aerospace Center (DLR) mengirimkan detektor radiasi M-42, untuk mengukur seberapa banyak radiasi yang akan dihadapi manusia dalam misi pulang-pergi ke bulan.
Di antara muatan non-ilmu pengetahuan, Vulcan Centaur dari ULA dan Peregrine akan mengangkut abu kremasi untuk perusahaan memorial antariksa Celestis dan Elysium Space. Celestis memiliki dua destinasi memorial terpisah yang direncanakan untuk perjalanan ini, yaitu Tranquility akan mendarat di bulan bersama Peregrine, sementara yang lain, Enterprise, akan melanjutkan ke ruang angkasa dalam setelah terpisah dari pendarat bulan. Penerbangan seperti ini yang melewati sekitar Bumi dihargai sekitar USD13.000.
Baca Juga: NASA Tunda Misi Pendaratan ke Bulan hingga 2025
Salah satu tokoh yang DNA-nya menuju permukaan bulan adalah Arthur C. Clarke, penulis 2001: A Space Odyssey. Di penerbangan Enterprise terdapat abu kremasi beberapa tokoh kunci Star Trek, termasuk pencipta seri Gene Roddenberry, istrinya Majel Barrett Roddenberry, dan putra mereka Eugene "Rod" Roddenberry, ditambah Nichelle Nichols (Lt. Uhura) dan putranya, Kyle Johnson.
Muatan ini sempat menuai kontroversi lantaran dianggap menjadikan bulan menjadi situs pemakaman. Presiden Navajo Nation Buu Nygren menyuarakan protes terhadap misi ini dan menyebutnya sebagai penghinaan bagi banyak budaya yang menganggap bulan sebagai situs suci .
Kemudian German Aerospace Center (DLR) mengirimkan detektor radiasi M-42, untuk mengukur seberapa banyak radiasi yang akan dihadapi manusia dalam misi pulang-pergi ke bulan.
Di antara muatan non-ilmu pengetahuan, Vulcan Centaur dari ULA dan Peregrine akan mengangkut abu kremasi untuk perusahaan memorial antariksa Celestis dan Elysium Space. Celestis memiliki dua destinasi memorial terpisah yang direncanakan untuk perjalanan ini, yaitu Tranquility akan mendarat di bulan bersama Peregrine, sementara yang lain, Enterprise, akan melanjutkan ke ruang angkasa dalam setelah terpisah dari pendarat bulan. Penerbangan seperti ini yang melewati sekitar Bumi dihargai sekitar USD13.000.
Baca Juga: NASA Tunda Misi Pendaratan ke Bulan hingga 2025
Salah satu tokoh yang DNA-nya menuju permukaan bulan adalah Arthur C. Clarke, penulis 2001: A Space Odyssey. Di penerbangan Enterprise terdapat abu kremasi beberapa tokoh kunci Star Trek, termasuk pencipta seri Gene Roddenberry, istrinya Majel Barrett Roddenberry, dan putra mereka Eugene "Rod" Roddenberry, ditambah Nichelle Nichols (Lt. Uhura) dan putranya, Kyle Johnson.
Muatan ini sempat menuai kontroversi lantaran dianggap menjadikan bulan menjadi situs pemakaman. Presiden Navajo Nation Buu Nygren menyuarakan protes terhadap misi ini dan menyebutnya sebagai penghinaan bagi banyak budaya yang menganggap bulan sebagai situs suci .
Lihat Juga :