Suku Navajo Menentang Penerbangan Sisa Kremasi Manusia ke Bulan
Sabtu, 06 Januari 2024 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Para peserta misi ini membayar harga mulai dari 12.995 dollar AS atau setara Rp 201 juta berdasarkan informasi situs web perusahaan tersebut.
Dalam surat tertanggal 21 Desember 2023 yang ditujukan kepada pejabat NASA dan Departemen Transportasi, Presiden Navajo Nation Buu Nygren menyampaikan pemikirannya. "Kami punya kekhawatiran dan kekecewaan mendalam mengenai suatu hal yang sangat penting, dan kami meminta NASA untuk menunda peluncuran karena Bulan memiliki posisi sakral dalam banyak budaya Pribumi, termasuk kami," tulis Nygren.
Tindakan menaruh sisa manusia dan bahan lainnya, menurut Nygren, setara dengan penghinaan terhadap ruang sakral ini.
Baca Juga: Profil Suku Indian Cherokee, Suku Muslim Penghuni Asli Benua Amerika
Nygren menambahkan bahwa situasi ini mengingatkan pada misi Lunar Prospector yang diluncurkan pada 1998 oleh NASA. Misi ini sengaja menabrakkan roket probe ke permukaan Bulan karena di dalamnya terdapat sisa-sisa kremasi geolog terkenal Eugene Shoemaker.
Melansir The Spokesman-Review, Sabtu (6/1/2024), saat itu, suku Navajo juga mengungkapkan keberatan. NASA meminta maaf dan berkomitmen untuk berkonsultasi dengan suku-suku asli di masa depan.
Joel Kearns, wakil administrator asosiasi NASA untuk eksplorasi, mengatakan bahwa sebuah tim lintas badan pemerintah telah mengatur pertemuan dengan Navajo Nation. Namun, mereka menegaskan tidak bisa mengintervensi atas muatan yang dikelola oleh pihak swasta.
Dalam surat tertanggal 21 Desember 2023 yang ditujukan kepada pejabat NASA dan Departemen Transportasi, Presiden Navajo Nation Buu Nygren menyampaikan pemikirannya. "Kami punya kekhawatiran dan kekecewaan mendalam mengenai suatu hal yang sangat penting, dan kami meminta NASA untuk menunda peluncuran karena Bulan memiliki posisi sakral dalam banyak budaya Pribumi, termasuk kami," tulis Nygren.
Tindakan menaruh sisa manusia dan bahan lainnya, menurut Nygren, setara dengan penghinaan terhadap ruang sakral ini.
Baca Juga: Profil Suku Indian Cherokee, Suku Muslim Penghuni Asli Benua Amerika
NASA berjanji untuk bertemu
Nygren menambahkan bahwa situasi ini mengingatkan pada misi Lunar Prospector yang diluncurkan pada 1998 oleh NASA. Misi ini sengaja menabrakkan roket probe ke permukaan Bulan karena di dalamnya terdapat sisa-sisa kremasi geolog terkenal Eugene Shoemaker.
Melansir The Spokesman-Review, Sabtu (6/1/2024), saat itu, suku Navajo juga mengungkapkan keberatan. NASA meminta maaf dan berkomitmen untuk berkonsultasi dengan suku-suku asli di masa depan.
Joel Kearns, wakil administrator asosiasi NASA untuk eksplorasi, mengatakan bahwa sebuah tim lintas badan pemerintah telah mengatur pertemuan dengan Navajo Nation. Namun, mereka menegaskan tidak bisa mengintervensi atas muatan yang dikelola oleh pihak swasta.
Lihat Juga :