Riset Sebut Pengguna Smartwatch Suka Olahraga Lari pada 2023

Jum'at, 05 Januari 2024 - 02:32 WIB
loading...
Riset Sebut Pengguna...
Garmin Indonesia hari ini merilis Laporan Kebugaran Garmin 2023 yang menyoroti tren kebugaran dan kebiasaan olahraga . FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebuah penelitian pada tahun 2023 menunjukkan bahwa pengguna smartwatch di Indonesia memiliki motivasi utama untuk menggunakan perangkat tersebut adalah untuk melacak aktivitas fisik dan olahraga.

BACA JUGA - Pabrik Seiko dan Epson Mulai Gunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Garmin Indonesia hari ini merilis Laporan Kebugaran Garmin 2023 yang menyoroti tren kebugaran dan kebiasaan olahraga penggunanya di seluruh dunia. Aplikasi Garmin Connect tahun 2023 melihat peningkatan signifikan untuk jenis olahraga populer seperti berlari, bersepeda, dan berjalan kaki. Aplikasi juga mencatat tren kenaikan pada aktivitas Pilates, HIIT, dan tenis.

Aplikasi Garmin Connect selama tahun 2023 mencatat pertumbuhan cukup baik pada lima aktivitas berikut: lari, jalan kaki, bersepeda, latihan kekuatan, dan kardio dalam ruangan. Pengguna smartwatch Garmin mulai meninggalkan gaya hidup sedentary dan mulai bergerak. Kesadaran ini terlihat pada catatan jumlah langkah rata-rata per hari.

'' Di Indonesia sendiri, aplikasi Garmin Connect mencatat sebanyak 5,577 rata-rata langkah per harinya. Jumlah langkah ini menunjukkan kemajuan, dibandingkan dengan penelitian pada 2017 yang mengatakan bahwa rata-rata orang Indonesia berjalan kaki sebanyak 3,513 langkah per harinya,'' tutur Tiyuk Grahayu, Public Relations Garmin indonesia

Olahraga lari luar ruang menurut data aplikasi Garmin Connect menunjukkan peningkatan sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini salah satunya merupakan kontribusi dari maraknya lomba lari jalanan yang diselenggarakan di Indonesia.

Menurut WHO, orang berusia 18-64 tahun harus melakukan aktivitas fisik aerobik intensitas sedang setidaknya 150–300 menit. WHO juga merekomendasikan kelompok usia tersebut untuk melakukan aktivitas penguatan otot dengan intensitas sedang yang melibatkan semua kelompok otot utama selama 2 hari atau lebih dalam seminggu, karena aktivitas ini memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Jam tangan Garmin secara otomatis melacak menit-menit aktivitas berintensitas sedang dan tinggi tersebut sepanjang minggu dan memberikannya sebagai menit intensitas.

Menit-menit berintensitas tinggi dihitung dua kali untuk mencerminkan lebih banyak manfaat yang mereka berikan pada tubuh Anda dibanding dengan intensitas sedang. Jam tangan Garmin mengatur target awal menit intensitas pada angka 150, tetapi Anda dapat mengatur target ini berdasarkan kebutuhan pribadi Anda.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved