Serial TV Ini Ungkap Operasi Badai Al-Aqsa sebelum Kejadian, Kebetulan atau Ramalan?

Kamis, 04 Januari 2024 - 22:18 WIB
loading...
A A A
Serial berjumlah 30 episode ini pertama kali ditayangkan di saluran TV satelit Al-Aqsa di Gaza, yang dimiliki oleh Hamas, dan di saluran Al-Manar yang teridentifikasi dengan Hizbullah.

Baca Juga: Apa Itu Operasi Badai Al-Aqsa? Berikut 5 Faktanya

Alur cerita Fist of the Free


Cerita diawali dengan agen layanan keamanan Shin Bet memasuki Jalur Gaza dengan satu tujuan, yaitu menangkap Abu Anas, anggota senior Hamas yang menjadi otak di balik rencana rahasia. Episode demi episode selama 40 menit, menggambarkan latihan intensif militan Hamas, yang dipimpin langsung oleh Abu Anas, diikuti oleh pelatihan cara menculik prajurit dari tank, dan akhirnya pertempuran tatap muka di replika pangkalan militer Israel.

"Dari dalam, bangunan itu sangat mirip dengan pangkalan militer Re'im, tetapi dari luar kami sengaja membangunnya dengan cara yang berbeda untuk menghindari kecurigaan," kata komandan tersebut.

Plot menjadi lebih rumit ketika anggota Shin Bet berhasil menangkap Abu Anas dan berusaha mendapatkan informasi darinya, tetapi ia tidak mengungkapkan apa-apa dan berhasil melarikan diri. Serial ini juga menunjukkan apa yang terjadi di markas bawah tanah Hamas. Mulai dari merencanakan serangan, mengumpulkan informasi tentang basis militer di selatan Israel, hingga diskusi seputar serangan dan bagaimana mereka bermaksud untuk menyandera prajurit.

Salah satu adegan menampilkan fasilitas produksi senjata utama Hamas, yang dipimpin oleh The Doctor, seorang ilmuwan dan figur misterius. Dalam pertunjukan ini, dia adalah salah satu tokoh kunci dalam rencana serangan terhadap Israel.

"Bagaimana kamu mengalahkan musuh?" tanya anggota Hamas yang bekerja dengannya di fasilitas tersebut.

"Penting untuk mengumpulkan intelijen tentang basis militer, merusak perangkat pemantauan dan alarm infiltrasi dalam sistem musuh – dan kami sedang menunggu senjata baru yang seharusnya kami terima segera."

Baca Juga: Operasi Badai Al-Aqsa Pertontonkan Israel yang Rentan, Lemah dan Impoten

Koresponden Al Jazeera, Raed Mousa, membahas serial ini saat pertama kali ditayangkan, menyebutkan serial ini terinspirasi oleh insiden keamanan nyata di Khan Yunis pada 2018. Saat itu, unit khusus Israel yang beroperasi menyamar di Jalur Gaza terbongkar. Insiden keamanan itu berakhir dengan baku tembak yang menyebabkan tujuh anggota Hamas tewas, termasuk seorang komandan lapangan dan satu perwira IDF.

Kepala departemen produksi seni Hamas, Mohammed Soraya, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serial ini adalah pertarungan pikiran. "Kami berharap, dengan kemampuan kami yang sederhana, dapat menghadapi tipu daya Israel, memahami pengaruh besar drama pada kesadaran publik." Dia mengatakan anggaran untuk seluruh serial itu hanya USD90.000, dengan 30 episode difilmkan selama enam bulan.

"Tidak ada lokasi syuting di Gaza, jadi kami syuting di tempat-tempat nyata di dalam kota, di antara ladang – dan bahkan ada adegan di dekat perbatasan," kata Soraya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnlyFans Ternyata Turut...
OnlyFans Ternyata Turut Mendanai Genosida di Gaza, Warga Israel Pelanggan Terbesar Pornografi
Perang Usai, Krisis...
Perang Usai, Krisis Baru Dimulai: Raksasa Teknologi Microsoft hingga Intel Hadapi Gelombang Relokasi Pegawai Israel
AS Siap Jadikan Jalur...
AS Siap Jadikan Jalur Gaza Kota Futuristik Berteknologi AI Canggih
Takut Dijadikan Senjata...
Takut Dijadikan Senjata Musuh, Israel Tembak Mati Ratusan Buaya
Israel Mencuri Lebih...
Israel Mencuri Lebih dari 17.000 Artefak di Museum Sejarah Gaza
Gen Alpha Gunakan Roblox...
Gen Alpha Gunakan Roblox untuk Gelar Demonstrasi Virtual Pro-Palestina
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
Bisa Turunkan Kolesterol,...
Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Manfaat Minum Air Serai sebelum Tidur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved