Misteri Pulau Hantu yang Hilang selama Ratusan Tahun Akhirnya Terkuak

Senin, 01 Januari 2024 - 11:55 WIB
loading...
A A A
Pulau tersebut memang ada, tetapi telah tenggelam akibat perubahan iklim atau aktivitas gunung berapi.

Ilmuwan Maria Seton mengatakan kepada kantor berita AFP: "Kami ingin memeriksanya karena peta navigasi di kapal menunjukkan sesuatu kedalaman air 1.400 m di daerah itu – sangat dalam,''

"Itu ada di Google Earth dan peta lainnya jadi kami memeriksanya dan tidak ada pulau. Kami benar-benar bingung. Ini cukup aneh,'' jelas Maria Seton seperti dilansir dari Unilad, Senin (1/1/2024).

Berikut adalah beberapa kemungkinan penjelasan untuk hilangnya Pulau Sandy:

Pulau tersebut tenggelam


Salah satu kemungkinan penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa Pulau Sandy memang ada, tetapi telah tenggelam akibat perubahan iklim atau aktivitas gunung berapi. Perubahan iklim telah menyebabkan kenaikan permukaan laut, yang dapat menyebabkan pulau-pulau kecil tenggelam. Aktivitas gunung berapi juga dapat menyebabkan tanah longsor yang dapat menenggelamkan pulau-pulau.

Pulau tersebut tidak pernah ada


Kemungkinan lain adalah bahwa Pulau Sandy tidak pernah ada sama sekali, dan telah ditambahkan ke peta secara keliru. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan kartografi atau karena adanya penipuan.

Pulau tersebut adalah fatamorgana


Kemungkinan terakhir adalah bahwa Pulau Sandy adalah fatamorgana, atau ilusi optik yang disebabkan oleh kondisi cuaca tertentu. Fenomena ini dapat menyebabkan penampakan pulau atau daratan yang sebenarnya tidak ada.

Untuk menentukan penjelasan yang paling mungkin, para ahli perlu melakukan penelitian lebih lanjut. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi satelit untuk memantau area tersebut, atau dengan mengirim ekspedisi lain untuk menjelajahi area tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Rekomendasi
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved